Festas Spater Mof, 50 Peserta Rebut Rp 30 Juta

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 April 2021 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 90 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph memukul gong saat acara pembukaan Festas Spater Mof, Sabtu (10/4)

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph memukul gong saat acara pembukaan Festas Spater Mof, Sabtu (10/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Festival Literasi SMPK Frater Maumere (Festas Spater Mof) Tahun 2021 Tingkat SD sedaratan Flores-Lembata, resmi dimulai Sabtu (10/4) lalu. Sebanyak 50 peserta berlomba memperebutkan total hadiah senilai Rp 30 juta.

Panitia Pelaksana telah menetapkan 8 bidang lomba yakni Vokal Solo, Cipta Baca Puisi, TikTok, Mendongeng, Tari Tradisional, Moderen Dance, Musik Tradisional, dan Free Fire.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia Festas Spater Mof Tingkat SD Flores-Lembata Yoseph Fesal Kellen menyebut peserta paling banyak mengikuti bidang lomba Free Fire.

SMPK Frater Maumere

Acara Pembukaan Festas Spater Mof Tingkat SD Flores-Lembata dan Tingkat SMPK Frater Maumere telah dilaksanakan pada Sabtu (10/4) berlangsung di Aula Mardiwiyata.

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph dalam sambutannya mengatakan Festas Spater Mof sebagai upaya siswa untuk berkarya mengembangkan keterampilan berliterasi di tengah pandemi, dalam.semangat membangun rasa persaudaraan.

“Semangat literasi ini sebagai motivasi dasar dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi digital,” ujar dia.

Dia mengatakan pandemi Covid di Indonesia kian membatasi ruang gerak masyarakat dalam berinteraksi termasuk salah satunya dunia pendidikan.

Akibatnya, siswa dipaksa menggunakan metode pembelajaran baru yakni pembelajaran secara daring. Kondisi ini menjadikan siswa mengalami tekanan psikologi karena merasa jenuh akibat hanya berhadapan dengan media elektronik, tanpa berintetaksi langsung dengan teman atau guru.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

“Hal ini mengakibatkan siswa kurang bijak menggunakan smartphone/android sebagai media pembelajaran. Mereka cenderung bermain game atau medsos, ungkap Frater Herman Yoseph.

Frater Herman Yoseph pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada para Kepala SD Flores-Lembata dan guru pendamping yang telah memberikan kesempatan kepada siswa-siswinya mengikuti Festas Spater Mof Tingkat SD Flores-Lembata.

Ketua Panitia Festas Spater Mof Tingkat SD Flores-Lembata Yoseph Fesal Kellen mengatakan Spater Maumere merupakan sekolah aktif Literasi Nasional. Sekolah ini telah memperoleh banyak penghargaan.

Untuk meningkatkan kualitas didik, menambah wawaan dan menciptakan rasa persaudaraan di tengah situasi global yang dilanda pandemi Covid, Spater Mof menggagas ide cemerlang dengan menyelenggarakan Festival Literasi.

Festas Spater Mof mengangkat tema “Semangat Berkarya Membangun Bangsa”, berlangsung dari 10 April 2021 hingga 31 Mei 2021.

Diharapkan kegiatan ini mampu mengatasi tekanan psikologis yang dialami peserta didik yang dipaksakan menggunakan media dan pola pembelajaran baru dalam mengeyam pendidikan.

Festas Spater Mof, kata dia, bertujuan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi, olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga, dengan pelibatan dan kerja sama antar satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai satu bagian dari gerakan revolusi mental.

Festas Spater Mof secara internal melibatkan Kepala Sekolah SMPK Frater Maumere bersama para Wakil Kepsek, seluruh guru, Pengurus OSIS, dan peserta didik. Kegiatan ini juga melibatkan para guru sedaratan Flores-Lembata, dan peserta didik SD Kelas IV, Kelas V, dan Kelas VI.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Paduan suara SMPK Frater Maumere mengisi acara pembukaan Festas Spater Mof

Acara pembukaan berlangsung meriah. Dua pembawa acara, Ami Iwamoto dan Anita Melandra Putri menghidupkan suasana dengan konten acara berbasiskan dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sejumlah pengisi acara menghangatkan acara pembukaan yang dilaksanakan secara virtual. Dari SMPK Frater Maumere, tampil Caesar dengan solo tunggal, berikut paduan suara, dancer, dan musik kampung.

Sementara Helda dari SDI Wairklau, sebagai perwakilan peserta, tampil dengan solo tunggal.

Selama pertunjukan berlangsung selalu disambut tepuk tangan dan sorak-sorai para penonton lingkup SMPK Frater Maumere yang menykasikan secara langsung.

Adapun peserta Festas Spater Mof Tingkat SD berasal dari 20 SD di Flores-Lembata. Sebanyak 17 SD dari Kabupaten Sikka.

Pesertanya terdiri dari SDK Santa Maria Ferari, SDK Santo Yoseph, SDK Maumere IV, SDI Wolomarang, SDK Ursula Ende, SDI Wairklau, SDI Misir, SDI Lewoleba 1, SDI Iligetang, SDK Bhaktyatsa, SDI Nitakloang, SDN Natawulu, SDK Maget Baomekot, SDK Kebot, SDK Belang, SDK Gunung Egon, SDK Maumere III, SDI Madawat, SDK 123 Detung, SDI Bolonga Bajawa.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA