Covid Serang 75 Pelajar Seminari BSB

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 April 2021 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas medis sedang rapid antigen seorang pelajar SMAK Seminari Maria BSB Maumere, Rabu (28/4)

Petugas medis sedang rapid antigen seorang pelajar SMAK Seminari Maria BSB Maumere, Rabu (28/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Virus Covid menyerang 75 pelajar SMAK Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere. Kini mereka melaksanakan karantina terpusat di sekolah.

Para siswa sekolah calon Imam ini diketahui terpapar Covid setelah pengambilan rapid antigen secara massal, Rabu (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurubicara Satgas Covid Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka melaksanakan rapid antigen massal kepada 97 pelajar SMAK Seminari Maria BSB.

“Dari hasil rapid hari ini, diketahui terdapat 75 pelajar yang terpapar,” jelas Clara Francis beberapa jam setelah pelaksanaan rapid massal.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Selain 97 pelajar, rapid massal hari ini juga diikuti oleh 19 pembina asrama dan karyawan sekolah. Dari jumlah itu diketahui 5 orang terpapar Covid.

Dengan demikian, dari 116 pelajar, pembina asrama, dan karyawan SMAK Seminari Maria BSB yang rapid massal hari ini, dipastikan 80 yang terpapar Covid.

Kepala SMAK Seminari Maria BSB Maumere RD Raymundus Minggu

Untuk pelaksanan karantina terpusat, Clara Francis mengaku telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Sementara Kepala SMAK Seminari Maria BSB RD Raymundus Minggu juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Sikka.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Bertambahnya 75 pelajar dari SMAK Seminari Maria BSB, maka semakin banyak pelajar yang terpapar Covid dalam 3 minggu tetakhir ini.

“Sudah hampir seratus pelajar, dan yang terbanyak dari anak-anak asrama,” ungkap Clara Francis.

Sebelumnya, kata dia, terdapat 5 pelajar dari SMAK Alvares Paga dan 9 pelajar dari SMAK John Paul II Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru