




Maumere-SuaraSikka.com: Virus Covid menyerang 75 pelajar SMAK Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere. Kini mereka melaksanakan karantina terpusat di sekolah.
Para siswa sekolah calon Imam ini diketahui terpapar Covid setelah pengambilan rapid antigen secara massal, Rabu (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurubicara Satgas Covid Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka melaksanakan rapid antigen massal kepada 97 pelajar SMAK Seminari Maria BSB.
“Dari hasil rapid hari ini, diketahui terdapat 75 pelajar yang terpapar,” jelas Clara Francis beberapa jam setelah pelaksanaan rapid massal.
Selain 97 pelajar, rapid massal hari ini juga diikuti oleh 19 pembina asrama dan karyawan sekolah. Dari jumlah itu diketahui 5 orang terpapar Covid.
Dengan demikian, dari 116 pelajar, pembina asrama, dan karyawan SMAK Seminari Maria BSB yang rapid massal hari ini, dipastikan 80 yang terpapar Covid.

Untuk pelaksanan karantina terpusat, Clara Francis mengaku telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Sementara Kepala SMAK Seminari Maria BSB RD Raymundus Minggu juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Sikka.
Bertambahnya 75 pelajar dari SMAK Seminari Maria BSB, maka semakin banyak pelajar yang terpapar Covid dalam 3 minggu tetakhir ini.
“Sudah hampir seratus pelajar, dan yang terbanyak dari anak-anak asrama,” ungkap Clara Francis.
Sebelumnya, kata dia, terdapat 5 pelajar dari SMAK Alvares Paga dan 9 pelajar dari SMAK John Paul II Maumere.*** (eny)




















