Pekan Depan DPRD dan Bupati Bahas Pinjaman Daerah

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 11 Juni 2021 - 11:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Donatus David

Ketua DPRD Sikka Donatus David

Maumere-SuaraSikka.com: DPRD Sikka bersama Bupati setempat akan membahas kembali rencana pinjaman daerah pemulihan ekonomi. Jadwalnya sudah diagendakan yakni Selasa (15/6) pekan depan.

Sebenarnya pembahasan agenda pinjaman daerah antara dua lembaga ini sudah dijadwalkan pada Selasa (8/6). Namun saat itu Bupati Sikka sedang berada di luar daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat internal DPRD Sikka, Senin (7/8), Ketua DPRD Sikka Donatus David menunda agenda pembahasan pinjaman daerah ke Jumat (11/6).

Namun kemudian jadwalnya diundur lagi karena pada hari itu Badan Anggaran DPRD Sikka masih melakukan kunjungan kerja ke objek-objek aset pemerintah daerah yang akan dihibah dan dihapus.

Badan Musyawarah DPRD Sikka kemudian menggelar rapat pada Rabu (9/6) malam untuk merancang agenda kerja DPRD Sikka. Salah satu agenda kerja yang ditetapkan yakni pembahasan pinjaman daerah.

“Banmus sudah rapat, dan jadwalkan pinjaman daerah akan dibahas DPRD dan Bupati dalam forum Rapat Kerja pada 15 Juni 2021,” terang Ketua Banmus DPRD Sikka Donatus David, Kamis (10/6).

Tiga anggota DPRD Sikka yang melakukan konsultasi ke PT SMI terkait pinjaman daerah (foto: istimewa)

Pembahasan pinjaman daerah diperkirakan berlangsung seru, terutama menyangkut suku bunga. Sebagaimana diketahui eksekutif memahami bunga pinjaman daerah 6,19 persen selama 8 tahun. Sementara hasil konsultasi Tim DPRD Sikka ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) diperoleh informasi bunga pinjaman daerah sebesar 6,19 persen pertahun.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Perbedaan dua informasi ini menghasilkan pertanyaan misteri tentang siapa menipu siapa. Kalimat siapa menipu siapa sempat terungkap saat rapat internal DPRD Sikka ketika menanggapi laporan hasil konsultasi Tim DPRD Sikka ke PT SMI, Rabu (9/6) lalu.

Selain soal bunga pinjaman daerah, beberapa hal lain terkait juga diperkirakan bakal mewarnai pembahasan pinjaman daerah.

Ketua Fraksi PKB Yoseph Don Bosko

Misalnya, soal postur APBD Sikka Tahun 2021. Pinjaman daerah sudah masuk dalam postur APBD, namun ditetapkan dengan bungan 0 persen. Dengan terjadi perubahan di mana ada bunga pinjaman daerah, tentu saja berpengaruh kepada postur APBD tersebut.

“Ketuk palu (bunga) 0 persen, pelaksanaan 6,19 persen. Jaga keamanan kita, perlu revisi APBD,” wanti-wanti Ketua Fraksi PKB Yoseph Don Bosko.

Anggota DPRD Sikka Alfridus Melanus Aeng

Wacana lain yang juga bakal muncul pada pembahasan pinjaman daerah yakni menyangkut posisi DPRD Sikka terhadap rencana tersebut.

Terhadap pinjaman daerah, DPRD Sikka hanya diberitahu saja, tanpa perlu ada persetujuan. Sejumlah anggota DPRD Sikka mempertentangkan dengan UU 23 Nomor Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, termasuk juga hak anggaran legislatif.

Fransiskus Ropi Sinde, anggota Fraksi PAN menegaskan UU Nomor 23 Tahun 2014 menyebutkan bahwa pinjaman daerah harus dengan persetujuan DPRD.

Sementara Alfridus Melanus Aeng dari PKPI beralasan tidak bisa menggunakan dalih bahwa DPRD hanya diberitahu.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

“Hak budget ada di DPRD. Segala konsekuensi, DPRD harus tanggung jawab. DPRD jangan sampai terjebak,” tegas dia.

Anggota DPRD Sikka Fransiskus Ropi Sinde

Hal lain yang sempat terungkap pada rapat internal DPRD Sikka yakni masih adanya beban anggaran lain yang menjadi kewajiban Kabupaten Sikka untuk mengalokasikan sejumlah anggaran pada APBD beberapa tahun ke depan.

Fransiskus Ropi Sinde menyebutkan beban anggaran lain itu seperti penyertaan modal kepada Bank NTT, Perumda Wair Puan, dan PD Mawarani. Dia memperkirakan angkanya mencapai Rp 29 miliar lebih.

Dia juga menyinggung beban anggaran untuk kegiatan politik nasional yakni Pemilihan Presiden dan Pemilihan Umum pada tahun 2024 mendatang yang harus dialokasikan selama tiga tahun anggaran sejak APBD 2022.

Menurut hitungannya, jika bereferensi pada kegiatan sebelumnya dengan anggaran Rp 24 miliar lebih, maka tiga tahun APBD ke depan, harus dialokasikan setiap tahun minimal Rp 8 miliar lebih.

“Saya juga mau Calon Bupati Sikka. Jangan sampai Pilkada 2024 nanti justeru kita tidak ada anggaran untuk penyelenggaraan,” sentil dia.

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera pada Rapat Kerja bersama Banggar DPRD Sikka, Rabu (9/6)

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera yang ditemui di Gedung DPRD Sikka, Rabu (9/6), memastikan pemerintah akan menghadiri Rapat Kerja bersama DPRD Sikka.

Dia mengatakan pemerintah akan menyampaikan argumentasi seluruh proses pinjaman daerah sehingga bisa menjadi pemahaman bersama.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA