Polda NTT Bongkar Eksploitasi 17 Anak Pekerja Pub di Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 15 Juni 2021 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 112 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak di bawah umur pekerja pada sejumlah pub di Maumere sedang berada di TRuK Maumere, Selasa (15/6) malam

Anak-anak di bawah umur pekerja pada sejumlah pub di Maumere sedang berada di TRuK Maumere, Selasa (15/6) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Polda NTT, Senin (14/6) malam, berhasil membongkar kasus eksploitasi 17 anak di bawah umur. Mereka dipekerjakan pada sejumlah pub di Maumere.

Kini anak-anak di bawah usia tersebut diinapkan sementara di TRuK Maumere, sambil menunggu koordinasi pemerintah daerah setempat untuk pemulangan ke daerah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suster Eustachia SspS menerima berita acara penitipan 17 anak di bawah umur yang dipekerjakan pada sejumlah pub di Maumere

Para pekerja pub yang diamankan ini yakni 3 dari 999 Pub, 5 dari Sasari Pub, 1 dari Libra Pub, dan 8 dari Bintang Pub.

Mereka rata-rata berusia di bawah 18 tahun. Bahkan ada yang berusia 14 tahun. Dua di antara 16 orang ini dalam keadaan hamil. Sebagian besar berasal dari Karawang, Cianjur, dan Jakarta.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Kapolda NTT melalui Panit Subdit 4 Ditreskrimum Iptu Fernando yang ditemui di TRuK memastikan telah mengamankan 17 anak pekerja di bawah umur.

“Kita berhasil amankan 17 orang, dan sementara dititipkan di sini,” jelas dia.

Anak-anak di bawah umur sedang berada di TRuK Maumere

Iptu Fernando menjelaskan Tim Subdit 4 Ditreskrimum berjumlah 4 orang, dibantu anggota Reskrim Polres Sikka.

Pantauan media ini di TRuK Maumere, Selasa (15/6) malam, beberapa anak pekerja pub tampak duduk di ruang tengah. Sementara itu di ruang pendampingan, beberapa lainnya sedang berhadapan dengan karyawan TRuk Maumere dalam rangka memberikan identitas dan data diri.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Pengambilan data dan identitas diri

Terlihat beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah seperti Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Sikka Maria Bernadina Sada Nenu dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Yohanes Audax.

Dua staf Dinas P2KBP3A Sikka mendampingi anak-anak di bawah umur yang dipekerjakan di sejumlah pub di Maumere

Saat ini kasus eksploitasi anak ini masih dalam proses hukum. Menurut Iptu Fernando, jika unsur-unsur tindak pidana terpenuhi, kemungkinan pemilik pub dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru