



Maumere-SuaraSikka.com: Wabah Covid kini sedang menyasar dan menyerang pegawai negeri di Kabupaten Sikka. Setidaknya dalam 10 hari terakhir sudah 21 orang yang terpapar.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan informasi tersebut kepada wartawan di Kantor Dinkes Sikka, Selasa (22/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan pegawai negeri yang terkonfirmasi positip tersebar pada beberapa instansi, seperti RSUD TC Hillers Maumere, Bagian Umum Setda Sikka, BKDPSDM, Bapelitbang, Inspektorat, Dinkes, Puskesmas, dan Kantor Kecamatan Tanawawo.
Dia mengatakan terhadap 21 pegawai negeri ini sudah dilakukan tindakan medis, dan disarankan untuk menjalani karantina. Menurutnya, ada yang sedang isolasi di RSUD TC Hillers Maumere, dan ada juga yang karantina mandiri di rumah masing-masing.
Untuk mengantisipasi penularan di lingkungan tempat kerja, pihaknya sudah melakukan penelusuran dan rapid antigen kepada orang-orang yang kontak erat dengan 21 pegawai negeri tersebut.

Satgas Covid Sikka juga mewanti-wanti kewajiban pelayanan publik dari institusi kepada masyarakat. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan memberikan telaahan kepada Bupati Sikka, yang selanjutnya diterbitkan dalam bentuk surat edaran.
Dua hal yang ditekankan dalam pelayanan publik yakni menghindari penumpukan pegawai dalam ruangan kerja, serta membatasi waktu kerja.
“Mungkin baiknya kerja dengan model shift,” saran dia.
Sebagaimama diketahui dalam 10 hari terakhir ini terjadi peningkatan jumlah kasus Covid di Kabupaten Sikka. Hingga kemarin tercatat 73 positip aktif. Sebagian besar dari mereka berjumlah 63 orang menjalani karantina mandiri.*** (eny)


















