4 Anak Pekerja Pub Kabur dari Shelter TRuK

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 27 Juni 2021 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak di bawah umur pekerja pada sejumlah pub di Maumere sedang berada di TRuK Maumere, Selasa (15/6) malam

Anak-anak di bawah umur pekerja pada sejumlah pub di Maumere sedang berada di TRuK Maumere, Selasa (15/6) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 4 orang anak pekerja pub dikabarkan kabur dari shelter Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK). Polisi tengah mencari keberadaan mereka.

Diperkirakan 4 anak di bawah umur ini kabur pada Minggu (27/6) dinihari. Ihwal hilangnya 4 orang ini diketahui Minggu pagi setelah mereka tidak berada di shelter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan TRuK Suster Eustachia, SSpS yang dihubungi di Kantor TRuK, Minggu (27/6) siang, memastikan peristiwa kaburnya 4 anak pub.

“Yah, ada 4 yang kabur. Kami tidak menyangka bisa terjadi seperti itu. Padahal selama ini aman-aman saja,” terang Suster Eustachia.

Suster Eustachia mengatakan rencananya anak-anak ini akan diberangkatkan ke Kupang pada Selasa (29/6) lusa.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Informasi yang dihimpun media ini, 4 anak pub yang kabur ini terdiri dari 1 pekerja di Libra Pub dwn 3 pekerja di 999 Pub.

Diperkirakan kabur melalui bagian belakang dekat kamar mandi. Dugaan kuat mereka melompat melalui tembok pembatas.

Di balik tembok pembatas ditemukan sebuah tangga. Kuat dugaan ada pihak lain yang membantu memperlancar pelarian 4 anak pub tersebut.

Pantauan media ini di Kantor TRuK, sejumlah polisi sedang berjaga-jaga. Tampak juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Sikka Maria Bernadina Sada Nenu.

Sementara anak-anak pub lainnya yang masih ada di shelter, seperti sedang resah. Mereka kelihatan tidak tenang menunggu proses hukum yang berlarut-larut.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Sebagaimana diketahui, Subdit 4 Ditreskrimum Polda NTT, Senin (14/6), berhasil membongkar kasus eksploitasi 17 anak di bawah umur. Mereka dipekerjakan pada sejumlah pub di Maumere.

Para pekerja pub yang diamankan ini yakni 3 dari 999 Pub, 5 dari Sasari Pub, 1 dari Libra Pub, dan 8 dari Bintang Pub.

Mereka rata-rata berusia di bawah 18 tahun. Bahkan ada yang berusia 14 tahun. Dua di antara 16 orang ini dalam keadaan hamil. Sebagian besar berasal dari Karawang, Cianjur, dan Jakarta.

Setelah mengamankan 17 anak pekerja pub, sejak Selasa (15/6) Polda NTT menitipkan anak-anak tersebut ke TRuK.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA