Satu RT Bakal Di-Lockdown Jika 5 Warga Positip Covid

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 29 Juni 2021 - 09:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengambilan rapid antigen di Labkesda Dinkes Sikka, Jumat (25/6) lalu

Suasana pengambilan rapid antigen di Labkesda Dinkes Sikka, Jumat (25/6) lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus Covid di Kabupaten Sikka terus meningkat dari hari ke hari. Satgas Covid setempat kini mengambil langkah akan melakukan lockdown komunitas Rukun Tetangga (RT), jika diketahui 5 warga pada RT tersebut terkonfirmasi positip Covid.

Jurubicara Satgas Covid Bidang Kesehatan Clara Francis menegaskan langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro atau PPKM Mikro yang mulai dilaksanakan sejak Senin (28/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merujuk kepada PPKM Mikro, kata dia, Satgas Covid Sikka akan melabelkan kategori status Covid untuk setiap RT di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Dia menguraikan kategori status Covid sebuah RT yakni jika 1 sampai 2 kasus disebut zona kuning, lalu 2 sampai kurang dari 5 kasus disebut zona orange, dan untuk 5 kasus dan selebihnya disebut zona merah.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

“Jadi kalau masuk zona merah, akan dilakukan lockdown dengan skala yang lebih kecil. Sehingga betul-betul pergerakan orang dibatasi,” kata dia, Senin (28/6) di Kantor Dinas Kesehatan Sikka.

Penerapan status Covid RT, kata dia, akan lebih memudahkan pemantauan. Dengan demikian semua struktural jaringan pencegahan penularan akan bekerja lebih maksimal, dan masyarakat dalam komunitas bisa terlibat melakukan pemantauan.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Untuk itu Clara Francis mengingatkan semua warga Kabupaten Sikka agar selalu disiplin menegakkan protokoler kesehatan. Hanya dengan cara itu, kata dia, bisa mencegah penularan virus corona.

Hingga Senin (28/6) jumlah terkonfirmasi positip Covid di Kabupaten Sikka sebanyak 1.415 kasus, di mana 262 merupakan kasus positip aktif, dan 15 orang dinyatakan meninggal.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru