



Maumere-SuaraSikka.com: Warga Kecamatan Kangae mendominasi lokasi karantina terpusat di Jalan Alpokat Kelurahan Beru.
Data yang tercatat hingga Rabu (30/6), jumlah warga Kangae pada lokasi ini sebanyak 24 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara keseluruhan, terdapat 50 orang yang kini sedang menjalani karantina terpusat di Jalan Alpokat, persisnya di belakang Swalayan Roxy.

Data menunjukkan warga 10 kecamatan yang sedang menjalani karantina terpusat di tempat ini. Selain Kangae, 9 kecamatan lainnya yakni Waigete (3 orang), Koting (2), Alok Barat (2), Alok Timur (2), Alok (6), Magepanda (1), Lela (1), Talibura (1), dan Waiblama (1).
Sejumlah pelaku perjalanan juga menjadi penghuni karantina terpusat. Jumlahnya juga cukup banyak yakni 7 orang.
Pelaku perjalanan yang sedang menjalani karantina terpusat berasal dari Kebon Kacang Tanah Abang Jakarta 4 orang, Depok (1),
Kecamatan Biring Kanaya Kota Makasar Sulawesi Selatan (1), dan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Jawa Barat (1).
Tim Pelayanan Kesehatan Puskesmas Beru pagi tadi melakukan skrining dan cek suhu di lokasi karantina terpusat. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dipimpin Dokter Steven Sapta, dibantu dua tenaga kesehatan.
Dari hasil observase tim kesehatan, semua warga karantina semakin membaik kesehatan termasuk suhu tubuh normal.

Hingga Selasa (29/6) tercatat 379 warga Kabupaten Sikka dipastikan positip Covid. Semua mereka menjalani karantina, baik secara terpusat maupun mandiri.
Dari jumlah sebanyak itu, tiga kecamatan di Kota Maumere sangat signifikan. Alok sebanyak 74 orang, menyusul Alok Timur 64 orang, lalu Kangae 56 orang, dan Alok Barat 47 orang.*** (eny)


















