Penegakkan PPKM di Pasar, Masih Banyak Warga Tidak Pakai Masker

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021 - 11:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan berjaga-jaga di depan pintu gerbang masuk Pasar Alok, Jumat (16/7), dalam rangka penegakkan PPKM Mikro di Kabupaten Sikka (foto: istimewa)

Tim Gabungan berjaga-jaga di depan pintu gerbang masuk Pasar Alok, Jumat (16/7), dalam rangka penegakkan PPKM Mikro di Kabupaten Sikka (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: TNI Polri bersama instansi terkait melakukan penegakkan PPKM pada dua pasar di Kota Maumere, Jumat (16/7). Ditemukan masih banyak warga masyarakat yang tidak memakai masker.

Dua lokasi yang menjadi sasaran Tim Gabungan yakni Pasar Alok Maumere dan TPI Alok. Lokasi ini diketahui ramai pengunjung pada setiap hari, dan rawan terjadinya pelanggaran disiplin protokol kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Gabungan dipimpin Danramil Alok Kapten CZI Sunaryo dan Ipda Budi, melibatkan 5 anggota Koramil Alok, 3 anggota Polres Sikka, dan 2 personil SatPol PP Sikka.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Di Pasar Alok, Tim Gabungan melaksanakan penertiban di depan pintu gerbang masuk.

“Kami temukan masih banyak warga yang tidak mengenakan masker,” demikian keterangan Danramil Alok Kapten CZI Sunaryo.

Sebagai bentuk pembinaan, Tim Gabungan memberikan sangsi berupa tindakan push-up dan teguran agar masyarakat disiplin menegakkan protokol kesehatan.

Danramil Alok menjelaskan penegakkan kebijakan PPKM Mikro sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya memimallisir penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kegiatan dilaksanakan secara humanis dan kondusif yakni imbauan kepada warga masyarakat untuk selalu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir.

Dia menambahkan dengan kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat pedagang memiliki kesadaran dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan, serta senantiasa mengikuti arahan dan imbauan pemerintah.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA