

Maumere-SuaraSikka.com: Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengingatkan pelaksanaan penegakkan PPKM Level 4 harus secara humanis dan tidak kasar.
Awasan Kapolda NTT disampaikan kepada wartawan di Mapolres Sikka, usai memantau pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, Selasa (27/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita akan melaksanakan kegiatan ini tetap dengan humanis,” jawab dia.
Dia mengingatkan petugas untuk tidak bertindak kasar, termasuk mengeluarkan kata-kata kasar kepada masyarakat.
Agar pelaksanaan penegakkan PPKM Level 4 berjalan dengan baik, mantan Kakorpolairud Baharkam Polri itu meminta dukungan masyarakat.
Dengan situasi seperti sekarang ini, harap dia, sejatinya masyarakat juga harus mematuhi dan mengikuti imbauan serta edukasi dari petugas.

“Kami imbau juga masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan,” imbau dia.
Lulusan Akpol 1988 itu mengaku sudah menyinggung metode pelaksanaan humanis saat rapat koordinasi bersama Bupati Sikka dan jajaran Forkopimda di Aula Mapolres.
Menurut dia, intinya petugas yang terlibat dalam penegakkan PPKM Level 4 harus memiliki kesabaran saat melakukan tindakan.
Kapolda NTT menegaskan jika petugas penegakkan PPKM Level 4 melakukan hal-hal yang melanggar ketentuan, maka pimpinan akan mengingatkan dan menindak.
Kapolda NTT mengingatkan agar petugas tidak semena-mena. Misalnya soal penyekatan, kata dia, kebijakan itu harus disosialisakan terlebih dahulu, sehingga tidak terkesan mendadak.
Dengan demikian, kata dia, masyarakat juga bisa mengerti dan paham sehingga tidak terjadi salah pengertian.
Kapolda NTT bersama Danrem 161 Wirasakti Brigjen TNI Legowo W.R Jatmiko, Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Umar Fathurrohman, dan Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus Suryo Adinugroho, berkesempatan mengunjungi Kabupaten Sikka pada Selasa, (27/7).
Kunjungan ini dalam rangka mengikuti perkembangan Covid yang terjadi di daerah itu. Kabupaten Sikka ditetapkan sebagai daerah dengan status PPKM Level 4.*** (eny)















