

Maumere-SuaraSikka.com: Yunus Atabara, salah satu warga karantina di belakang Sikka Innovation Center (SIC) Maumere mengaku terharu dengan kunjungan petinggi militer dari Kupang ke tempat itu, Selasa (27/7).
Petinggi militer yang mengunjungi lokasi karantina terpusat yakni Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif, Danrem 161 Wirasakti Brigjen TNI Legowo W.R Jatmiko, Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Umar Fathurrohman, dan Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus Suryo Adinugroho.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Petinggi militer tiba di lokasi karantina terpusat sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu warga karantina sedang mengikuti senam dan penjemuran badan di halaman lokasi karantina.
Program seperti ini dilaksanakan setiap hari, langsung dikendalikan oleh personil BPBD Sikka bersama anggota TNI Polri yang bertugas.
Kapolda NTT sempat berdialog dengan warga karantina. Dialog berlangsung di halaman terbuka, dibatasi dengan tali sekat sebagai pembatasan ruang gerak yang terpapar dan yang tidak terpapar.
Kapolda NTT sempat menanyakan perkembangan kesehatan, termasuk berapa lama mereka sudah berada di tempat itu.

Yunus Atabara, mewakili warga karantina menjelaskan perkembangan kesehatan. Dia mengaku mengalami peningkatan dari hari ke hari.
“Syukurlah, sehat, Komandan. Ada perkembangan baik dari sebelumnya,” ujar wartawan Victory News itu.
Kapolda NTT memberikan motivasi kepada warga karantina agar sabar dan bertanggungjawab menjalani masa karantina.

Setelah dialog sekitar 15 menit, para petinggi militer pun pamit. Sebelum tinggalkan lokasi karantina terpusat, petinggi militer ini memberikan bantuan yang dikemas dalam 5 paket.
Kunjungan petinggi militer ke lokasi karantina terpusat didampingi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. Ini untuk pertama kalinya Bupati Sikka datang ke lokasi karantina terpusat sejak dibuka pada 16 Juli 2021 lalu.*** (eny)















