Perang Media Pinjaman Daerah, Kemitraan Eksekutif dan Legislatif di Sikka Retak

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 4 Agustus 2021 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan DPRD Sikka menggelar konperensi pers tentang pinjaman daerah, Senin (2/8)

Pimpinan DPRD Sikka menggelar konperensi pers tentang pinjaman daerah, Senin (2/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Sikka sepertinya mulai retak lagi. Terlihat mulai terjadi perang media terkait pinjaman daerah.

Berawal dari pernyataan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pada media online tentang perkembangan proses pinjaman daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sikka memastikan akan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pinjaman Daerah pada Rabu (4/8).

Pernyataan Bupati Sikka tersebut bikin gereget lembaga legislatif. Pimpinan DPRD dan Pimpiman Fraksi menilai ada hal yang tidak beres dalam hubungan kemitraan.

“Kami baru tahu dari berita media, kalau Bupati mau tanda tangan PKS pada Rabu nanti. Belum ada pemberitahuan resmi kepada DPRD,” tukas Ketua DPRD Sikka Donatus David di ruang kerjanya, Senin (2/8).

Pernyataan Ketua DPRD Sikka itu disampaikan melalui konperensi pers, dihadiri Wakil Ketua DPRD Sikka dan 9 Pimpinan Fraksi.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Tanggapan melalui konperensi pers merupakan hasil kesepakatan bersama Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi.

“Bupati menyampaikan melalui media online, dan kami juga tanggapi melalui media,” kilah Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa.

Komunikasi dua lembaga ini mulai retak. Apalagi terkesan pemerintah mengabaikan begitu saja rekomendasi proses dan mekanisme pinjaman daerah yang diberikan DPRD Sikka.

Setidaknya ada dua rekomendasi DPRD Sikka kepada pemerintah yakni memfasilitasi pertemuan segitiga antara Pemkab Sikka, DPRD Sikka dan PT SMI sebelum penandatanganan PKS.

Rekomendasi lain, yakni draft PKS diberikan kepada pimpinan dan anggota DPRD Sikka sebelum dilakukan penandatanganan PKS.

“Kami hanya mau menegaskan kepada pemerintah, sebelum tanda tangan PKS, lebih elegan kalau bisa dilaksanakan dulu rekomendasi DPRD Sikka,” tegas Ketua DPRD Sikka.

Ketua DPRD Sikka memastikan hingga Senin (2/8) pemerintah belum memfasilitasi pertemuan segitiga bersama PT SMI. Demikian pun draft PKS belum disampaikan kepada lembaga perwakilan rakyat itu.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Gorgonius Nago Bapa menegaskan bahwa pertemuan segitiga menjadi sangat penting karena selama ini antara Pemkab dan DPRD Sikka masih terjadi perbedaan pemahaman tentang pinjaman daerah.

Sejauh yang diikuti media ini, menurut pemerintah bunga pinjaman daerah sebesar 6,19 persen perdelapan tahun. Sementara hasil konsultasi DPRD Sikka ke PT SMI, diperoleh penjelasan bunga sebesar 6,19 persen pertahun.

Dalam Rapat Kerja beberapa waktu lalu, besaran bunga berbeda versi ini terus menjadi polemik karena sumber informasi justeru berasal dari PT SMI.

Karena masih berbeda penjelasan dan pemahaman, DPRD Sikka kemudian merekomendasikan agar pemerintah memfasilitasi pertemuan segitiga, sehingga terjadi persepsi yang sama tentang proses dan mekanisme pinjaman daerah.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA