



Maumere-SuaraSikka.com: Dandim Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar menyatakan kepeduliannya kepada Maria Veni, penderita tumor ovarium di Desa Watugong Kecamatan Alok Timur. Dia menyambangi rumahnya, Jumat (20/8), sekaligus menyalurkan bantuan sosial.
Dandim Sikka mengaku prihatin dengan kondisi kesehatan Maria Veni. Tergerak dengan fakta itu, dia pun langsung menemui perempuan dua anak ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dapat informasi dari pemberitaan wartawan. Makanya langsung ke sini, bisa melihat dan dengar langsung dari Ibu yang sedang sakit ini,” jelas Dandim Sikka.
Maria Veni didampingi suaminya Gervasius Oferi dengan senang hati menerima Dandim Sikka. Silaturahmi berlangsung santai di halaman rumah, persis di bawah sebuah pohon. Terlihat juga Camat Alok Timur Nikolaus Emanuel, Kades Watugong Yohanes Capistrano, dan Babinsa Alok Timur Sertu Albino.
Dari pasutri ini, Dandim Sikka mendapat banyak informasi tentang riwayat penyakit tumor ovarium yang dialami Maria Veni.
Dia tampak trenyuh ketika mendengar keterangan Gervasius Oferi yang menjelaskan tidak bisa merujuk istrinya ke RSU WZ Yohanes Kupang karena alasan terkendala biaya.
Setelah ngobrol sebentar, Dandim Sikka lalu menyerahkan bantuan sosial kepada Maria Veni. Adapun bantuan yang disalurkan berupa uang dan sembako.

“Saya hanya bisa memberikan bantuan sedikit saja. Semoga bisa membantu kebutuhan ekonomi keluarga,” ujar dia.
Dandim Sikka berharap ada pihak-pihak yang bisa terlibat dan memberikan perhatian agar Maria Veni bisa segera dirujuk ke Kupang guna mendapatkan tindakan kesehatan yang lebih fokus, sehingga dia bisa terbebas sakit yang dideritanya.
“Nanti saya sampaikan juga ke Bupati. Semoga ada perhatian dari pemerintah,” ujar dia.

Maria Veni divonis menderita tumor ovarium sejak Juni 2021 lalu. Pihak RSUD TC Hillers kemudian mengeluarkan surat rujukan agar dia melanjutkan pemeriksaan kesehatan di RSU WZ Yohanes Kupang. Akibat terkendala biaya, hingga sekarang Maria Veni belum berangkat ke Kupang.
Gervasius Oferi mengaku kesulitan biaya transportasi dan biaya hidup di Kupang selama istrinya menjalani perawatan.*** (eny)















