



Maumere-SuaraSikka.com: Kodim Sikka membagikan 14.000 masker kepada masyarakat di daerah itu. Hal ini dilakukan untuk menekan laju penularan Covid.
Kegiatan Kodim Sikka bertepatan dengan penetapan status Kabupaten Sikka dari PPKM Level 4 ke PPKM Level 3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembagian masker dilaksanakan secara bertahap, dimulai Selasa (24/8) hari ini. Kodim Sikka menyasar pengunjung di TPI Alok dan Pasar Alok.

Dandim Sikka Letkol Inf Muhamad Jafar memimpin langsung pembagian masker. Awalnya Dandim Sikka bersama puluhan anggota Kodim Sikka membagikan masker di TPI Alok, kemudian melanjutkan di Pasar Alok.
“Ada 14.000 masker yang akan kami bagi secara bertahap. Hari ini baru realisasikan 4.000,” jelas Dandim Sikka kepada media ini di Pasar Alok.
Dandim Sikka mengatakan pembagian masker kepada masyarakat sebagai bentuk dorongan agar masyarakat tetap sadar mengenakan masker.
“Kami temukan masih banyak masyarakat yang belum sadar mengenakan masker,” ungkap dia.
Dandim Sikka tiba di Pasar Alok sekitar pukul 08.30.Wita. Dia didampingi sejumlah perwira seperti Danramil Alok Kapten CZI Sunaryo, Pasi Ter Dim Sikka Kapten Arm Edi Hermanto, Pasi Pers Dim Sikka Kapten Arh Made Wiranata, serta sejumlah Babinsa dan anggota.
Tiba di Pasar Alok, Dandim Sikka langsung menyambangi pedagang tenun ikat yang menyemut di emperan salah satu bagian terdepan Pasar Alok.
Dia membagi-bagikan masker sambil memberikan edukasi pentingnya protokol kesehatan. Serentak semua perwira dan anggota Kodim Sikka juga mulai membagi-bagikan masker.
Pedagang tenun ikat dan pengunjung pasar sangat antusias dengan aktifitas yang dilaksanakan Kodim Sikka. Tanpa malu-malu mereka meminta masker dari personil Kodim Sikka.

Pantauan media ini pagi tadi, sejumlah anggota Kodim Sikka menyasar ke beberapa los Pasar Alok untuk membagi-bagikan masker.
Tidak hanya membagikan masker, ada juga personil yang langsung mengenakan masker ke wajah pengunjung pasar, sambil mengedukasi pemakaian masker yang tepat dan benar.
“Setiap keluar rumah harus pakai masker, menutup dari hidung hingga mulut. Jangan hanya untuk tutup dagu,” pesan Danramil Alok.

Pasar Alok pagi tadi terbilang tinggi kunjungan, karena bertepatan dengan hari pasar. Aktifitas pasar pada setiap hari Selasa berlangsung sejak pukul 05.00 Wita. Pengunjung mulai sepi sekitar pukul 11.00 Wita.
Tingginya kunjungan pengunjung ke Pasar Alok pada setiap hari Selasa, mengakibatkan kerumunan yang tidak dapat terhindarkan.
Pembagian masker tahap berikut termasuk lokasinya sedang dalam perencanaan, karena keterbatasan personil yang masih terlibat pada kegiatan treking.*** (eny)















