

Maumere-SuaraSikka.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka menganggarkan biaya Pilkada Sikka 2024 sebesar Rp 35,5 miliar. Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) sudah diserahkan kepada pemerintah dan DPRD setempat.
Jurubicara KPU Sikka Herimanto menjelaskan meskipun agenda Pilkada 2024 masih 2 tahun lebih lagi, namun rencana kebutuhan biaya perlu diajukan dari sekarang sehingga bisa diproses oleh Pemkab Sikka dan DPRD Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Total anggaran yang kami ajukan sebanyak Rp 35,5 miliar,” jelas dia.
Penyerahan RKB berlangsung pada waktu dan tempat berbeda. Untuk Pemkab Sikka, dokumen RKB diserahkan Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri pada Selasa (26/10). Dokumen tersebut diterima Wakil Bupati Sikka Romanus Woga di Kantor Bupati Sikka.

Saat itu Ketua KPU Sikka didampingi Ketua Divisi Program dan Data Elsy Puspasari Kusuma Putri, Ketua Divisi Teknis Jupri, Ketua Divisi Hukum Herimanto, Sekretaris KPU Sikka Elvis da Rato dan staf.
Sehari sesudahnya Rabu (27/10), Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri bersama Herimanto didampingi Elwis da Rato mendatangi Kantor DPRD Sikka untuk menyerahkan RKB kepada lembaga legislatif.
Awalnya mereka telah melakukan koordinasi dengan Ketua DPRD Sikka Donatus David. Namun kemudian Donatus David memintah Ketua KPU Sikka menyerahkan RKB kepada salah satu Pimpinan DPRD Sikka yang hadir pada saat itu.

RKB kemudian diserahkan kepada Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa, bertempat di ruang kerjanya.
“Sudah kami serahkan tadi ke Pa Us Bapa,” jelas Ketua KPU Sikka di Gedung DPRD Sikka.

Sebelumnya, melalui rapat-rapat paripurna, DPRD Sikka telah mengingatkan pemerintah daerah setempat untuk melakukan saving sejumlah anggaran bagi kegiatan Pilkada 2024.
Anggota Fraksi PAN Fransiskus Ropi Sinde mendesak agar saving anggaran dilakukan sejak tahun 2022. Menurut hitungannya, anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 30 miliar.*** (eny)















