Puting Beliung Sikat 25 Rumah di Sikka, 3 Rusak Berat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 22:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 36 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah yang jadi korban angin puting beliung, Sabtu (30/10)

Rumah yang jadi korban angin puting beliung, Sabtu (30/10)

Maumere-SuaraSikka.com; Angin puting beliung sikat 25 rumah di
Desa Tana Duen Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka, Sabtu (30/10). Dikabarkan 3 rumah mengalami rusak berat. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Pada jam itu, langit Kota Maumere memang memang berubah mendadak hitam. Angin kencang menghantam pada
berbagai wilayah.

Setelah menerima laporan bencana dari staf Desa Tanaduen, sebanyak 10 personil Tim Reaksi Cepat BPBD Sikka dibantu Tim Tagana Sikka lansung terjun ke lokasi kejadian. Tim melakukan identifikasi lebih lanjut untuk mengetahui detail persoalan yang terjadi.

Kepala BPBD Sikka melalui Kepala Seksi Kedaruratan Yullens Siswanto menjelaskan dari hasil identifikasi Tim TRC, diketahui terdapat 25 rumah yang terkena angin puting beliung.

Baca Juga :  SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka

“Ada 3 rumah yang teridentifikasi rusak berat di Dusun Blatat,” jelas dia.

Angin kencang yang mengakibatkan puting beliung, kata dia, juga berdampak pada tumbangnya 2 pohon jambu berukuran besar. Pohon jambu yang tumbang ini, dikabarkan mengganggu transporasi kendaraan di Dusun Habi Gete.

Yullens Siswanto memastikan dari hasil identifasi Tim TRC BPBD Sikka tidak ada korban jiwa.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA