
Maumere-SuaraSikka.com: Dua ibu hamil di Kabupaten Sikka dipastikan tertular Covid-19. Keduanya sudah melewati proses melahirkan.
Kini dua ibu hamil tersebut tengah menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere, dengan kondisi tanpa gejala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Asep Purnama, salah satu dokter yang menangani pasien Covid, menulis kasus yang dialami dua ibu hamil ini melalui akun Facebook.
Kasus pertama yakni seorang ibu yang mengalami perdarahan paska melahirkan. Dan kasus kedua yakni seorang ibu hamil yang memerlukan operasi sectio caesaria karena air ketuban yang terlalu sedikit.
“Dua ibu ini sudah divaksin dua kali,” ujar dia.
Dia menjelaskan saat diterima di RSUD TC Hillers Maumere, dua ibu hamil itu menjalani pemeriksaan rutin rapid antigen. Hasilnya reaktif, sehingga dinyatakan Covid-19 tanpa gejala.
“Sementara penanganan untuk kedua ibu sudah dilakukan dengan lancar oleh dokter kandungan. Menunggu beberapa hari pemulihan, dan mohon doanya agar bisa dipulangkan untuk melanjutkan isolasi mandiri,” tulis dia.
Terhadap kasus positip dua ibu hamil ini, Dokter Asep Purnama mengingatkan warga masyarakat Kabupaten Sikka bahwa Covid masih ada dalam rutinitas kehidupan masyarakat.
Pelajaran lain dari kasus dua ibu hamil ini, bahwa meskipun sudah melakukan vaksinasi, namun seseorang masih bisa tertular. Vaksinasi, kata dia, bisa mencegah dari gejala berat atau fatal.
Dokter Asep Purnama mengajak seluruh warga masyarakat untuk tetap senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, dan menjalani vaksinasi sehingga terhindar dari gejala berat.
“Tetap semangat, bersama kita bisa,” ungkap dia.
Sejauh ini kasus Covid di Kabupaten Sikka terus berkurang. Di lokasi karantina yang terletak di belakang Sikka Innovation Center (SIC), sudah 1 bulan terakhir ini tidak ada warga yang menjalani karantina.
Kabupaten Sikka berada pada Level 3 PPKM. Status ini bukan karena peningkatan jumlah orang yang terkonfirmasi, tetapi lebih karena program vaksinasi yang belum mencapai target 40 persen dari jumlah penduduk.*** (eny)















