Proyek Fiktif di Nenbura, Perindo Tuding Pemerintah Lakukan Pembohongan Publik

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 November 2021 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Perindo menuding Pemkab Sikka telah melakukan pembohongan publik, terkait temuan proyek fiktif di Desa Nenbura Kecamatan Doreng.

Sikap politik Fraksi Partai Perindo ini diungkapkan Jumat (12/11) malam dalam sidang paripurna DPRD Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi Partai Perindo membedah penjelasan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo tentang anggaran biaya tidak terduga (BTT). Pada ABPD 2021, BTT dianggarkan Rp 5.355.673.480, namun kemudian mengalami peningkatan menjadi Rp 13.279.211.155,16 pada RAPBD 2021.

Menurut Bupati Sikka, BTT merupakan belanja untul keadaan darurat dan keperluan memdesak yang sifatnya sulit diprediksi untuk segera ditangani.

Baca Juga :  Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

BTT senilai Rp 13 miliar lebih tersebut, jelas Bupati Sikka, telah dianggarkan untuk penanganan pandemi Covid, penanganan bencana alam, dan pengembalian pendapatan yang bukan hak pemerintah daerah.

Khusus untuk penanganan bencana alam, Bupati Sikka menguraikan 20 kegiatan fisik proyek, di antaranya Pembangunan Plat Duiker Ruas Jalan Bola-Hale di Desa Nenbura.

Terhadap penjelasan ini, anggota Fraksi Partai Perindo Bernadus Kardiman menegaskan bahwa tidak menemukan adanya pembangunan plat duiker sebagaimana penjelasan Bupati Sikka.

Baca Juga :  10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

“Dengan tidak berniat mempermalukan pemerintah, Fraksi berpendapat bahwa telah terjadi pembohongan publik,” tegas Bernadus Kardiman.

Untuk itu Fraksi Partai Perindo mendesak pemerintah daerah setempat segera merealisasikan Pembangunan Plat Duiker Ruas Jalan Bola-Hale di Desa Nenbura.

Bernadus Kardiman juga meminta aparat Lejaksaan Negeri Sikka menelusuri realisasi penggunaan anggaran pembangunan plat duiker yang dilaporkan 100 persen tetapi fisik bangunan tidak ada atau 0 persen.

Selain itu Fraksi Partai Perindo mendorong Imspektorat Sikka untul melakukan audit terhadap penggunaan dana BTT pada perangkat-perangkat daerah.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA