Kapal Roro Mulai Operasi, Tukang Pungli Pasang Aksi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan acara penyambutan pelayaran perdana KM Dharma Rukcitra VII di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Senin (10/1)

Persiapan acara penyambutan pelayaran perdana KM Dharma Rukcitra VII di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Senin (10/1)

Maumere-SuaraSikka.com: KM Dharma Rukcitra VII, sejenis kapal roro milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), resmi beroperasi melayani rute Surabaya-Maumere PP. Seiring dengan itu peluang ini biasanya dimanfaatkan aksi oknum-oknum tukang pungli (pungutan liar) untuk mengais rezeki.

Wanti-wanti terhadap praktik pungli disampaikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat memberikan sambutan selamat datang atas pelayaran perdana kapal roro, Senin (10/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sikka meminta perhatian jajaran Forkopimda setempat untuk serius mencegah terjadinya praktik-praktik pungli di Pelabuhan Laurens Say.

“Jangan sampai ada kabar pungli di tempat ini,” pesan Bupati Sikka.

Dia mengatakan praktik pungli akan berdampak kepada high cost. Kondisi ini bisa berakibat buruk dan merugikan semua pihak yang berkepentingan dengan jasa pelayaran.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

“Kapal ini adalah aset kita, aset daerah dan masyarakat, aset Forkopimda juga,” ungkap Bupati Sikka di depan jajaran Forkopimda.

Praktik pungli di pelabuhan selalu menjadi sorotan. Diduga kuat praktik-praktik semacam ini kerap dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

Di Pelabuhan Kewapante misalnya, pernah terungkap praktik pungli pada saat KMP Windu Karsa Widtya beroperasi. Modusnya yakni dengan meminta uang sebesar Rp 10.000 per 1 ton barang yang akan diangkut kapal roro.

Oknum tukang pungli itu beralasan uang tersebut sebagai biaya pemuatan barang berbahaya ke atas kapal.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Para pengusaha yang didatangi oknum tidak jelas ini sempat menanyakan dasar hukum pungutan. Namun oknum tersebut tidak bisa menunjukkan regulasi yang dimaksudkan.

Setelah ditelusuri, ternyata tidak ada kewajiban para pengusaha menyetor biaya sejumlah Rp 10.000 per 1 ton barang, sebagaimana yang disampaikan oknum tersebut.

Praktik pungli di Pelabuhan Kewapante menjadi ironi. Pasalnya pada pengresmian KMP Windu Karsa Dwitya, Gorgonius Nago Bapa selaku Ketua DPRD Sikka pada saat itu, telah mengingatkan agar tidak terjadi pungli pada aktifitas kegiatan penyeberangan dan bongkar muat barang di Pelabuhan Kewapante.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA