TNI Pukul Warga, Berujung Damai

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 18 Januari 2022 - 21:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku dan korban saling berpelukan dan memaafkan dalam proses perdamaian, Selasa (18/1)

Pelaku dan korban saling berpelukan dan memaafkan dalam proses perdamaian, Selasa (18/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus oknum TNI-AD di Kabupaten Sikka memukul warga adat, Selasa (18/1), akhirnya berujung damai. Korban dan pelaku berdamai di Makodim di depan Dandim Sikka dan keluarga korban.

Meskipun berdamai, Dandim Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar akan menerapkan tindakan disiplin terhadap Sertu Portasius, oknum pelaku dalam kasus pemukulan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara korban Yosef Felix bersama keluarga akan melanjutkan perdamaian ini secara adat. Upacara adat untuk perdamaian dijadwalkan kemudian.

Dandim Sikka Letkol I f Muhamnad Jafar

Dandim Sikka mengatakan sebelum perdamaian pihaknya secara institusi dan pribadi telah menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa pemukulan yang dilakukan anggotanya.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

“Korban dan keluarga dengan besar hati memaafkan pelaku. Korban juga meminta maaf atas peristiwa tadi siang,” jelas dia kepada wartawan di Makodim Sikka.

Dia menambahkan pelaku dan korban saling memaafkan dan mengakui peristiwa tersebut akibat keduanya sama-sama tidak bisa mengendalikan emosi.

Yosef Felix, korban pemukulan, memberikan keterangan kepada wartawan

Yosef Felix yang ditanya wartawan memastikan kasus pemukulan yang dialaminya telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Semua sudah selesai. Kami sudah saling memaafkan,” ungkap Yosef Felix.

Kasianus Adeodatus, orang tua wali korban, ikut hadir dalam proses perdamaian. Dia mengatakan nenek moyang mereka telah mengajarkan agar semua persoalan bisa diselesaikan dengan cara yang santun dan terhormat.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Di depan Dandim Sikka, keluarga korban, kuasa hukum korban, serta anggota Kodim Sikka, pelaku dan korban saling berpelukan dan berjabat tangan sebagai simbol perdamaian.

Pelaku dan korban saling ngobrol

Dandim Sikka mengingatkan anggotanya untuk selalu bertindak humanis kepada warga masyarakat. Dia menegaskan peristiwa siang tadi tidak boleh terjadi lagi.

Sebagaimana diberitakan, oknum aparat keamanan dari TNI-AD memukul seorang warga adat di Dusun Lodong Desa Runut Kecamatan Waigete. Peristiwa ini terjadi menyusul sikap penolakan warga atas pemasangan pilar di lokasi HGU Nangahale.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA