Nasdem Sikka Perkuat UMKM, Romanus Woga Panen Ikan Lele

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 27 Januari 2022 - 08:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 64 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Partai Nasdem Sikka Romanus Woga panen perdana ikan lele di Nangalimang, Rabu (26/1)

Ketua Partai Nasdem Sikka Romanus Woga panen perdana ikan lele di Nangalimang, Rabu (26/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Partai Nasdem Kabupaten Sikka mempertegas penguatan UMKM di daerah itu. Salah satunya yakni budidaya ikan lele. Dan Rabu (26/1) Ketua Partai Nasdem Romanus Woga melakukan panen perdana.

Pengresmian budidaya ikan lele sekaligus panen perdana, berlangsung di Gang Komtel Kelurahan Nangalimang, Rabu (26/1). Budidaya ikan lele ini diprakarsai Kelompok Pemuda Komtel yang dipimpin Reynaldo Rembo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengresmian budidaya ikan lele milil Kelompok Pemuda Komtel

Romanus Woga berkesempatan menggunting pita sebagai simbol pengresmian. Dia didampingi Bendahara Partai Nasdem Wiwien Meda, serta Rinto Baptista selaku staf ahli Julie Sutrisno Laiskodat.

Hadir juga saat itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sikka Paulus Bangkur bersama staf dan penyuluh perikanan, serta Lurah Nangalimang Aloysius Parera.

Setelah pengresmian, Romanus Woga langsung melakukan panen perdana. Umur ikan lele sudah 2,5 bulan, sejak penaburan benih ikan lele pada 17 Nopember 2021 lalu.

Dengan menggunakan alat penjaring, Romanus Woga menjaring ikan-ikan lele pada 1 dari 6 kolam yang tersedia.

Ketua Partai Nasdem ini tampak gembira sekali karena berhasil menjaring cukup banyak ikan lele. Dia pun langsung membeli 3,5 kilogram untuk konsumsi pribadi.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Ketua Partai Nasdem Rimanus Woga pose bersama jajaran pengurus, Kepala DKP, Lurah Nangalimang dan Kelompok Pemuda Komtel

Perjuangan Julie Laiskodat
Percontohan budidaya ikan lele di Nangalimang, menggunakan sistem bioflok. Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Paulus Bangkur, sistem bioflok sudah berkembang di Indonesia.

Usaha budidaya ikan lele di Nangalimang mendapat bantuan dana dari Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Perikanan.

Ketua Kelompok Pemuda Komtel Reynaldo Rembo

“Nilainya sekitar Rp 200 juta lebih. Kami tidak terima uang tunai. Bantuan berupa logistik pendukung dan bibit ikan,” jelas Reynaldo Rembo.

Budidaya ikan lele ini merupakan aspirasi dan perjuangan Julie Sutrisno Laiskodat, anggota Fraksi Partai Nasdem DPR RI.

Aspirasi dan perjuangan Julie Laiskodat untuk budidaya perikanan air tawar sudah dilakukan sejak dia menjadi anggota DPR RI.

Bwndahara Partai Nasdem Wiwien Meda sedang memanen ikan lele

Menurut Rinto Baptista, staf ahli Julie Laiskodat, tahun 2019 budidaya ikan lele dan nila di Patiahu, dan tahun 2020 budidaya ikan nila di Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret.

Untuk tahun 2021, Julie Laiskodat memperjuangkan aspirasi bagi Kelompok Pemuda Komtel. Sementara tahun ini, sedang berproses budidaya ikan lele di Keuskupan Maumere.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

“Kita patut menyampaikan terima kasih kepada Ibu Julie, yang konsisten membantu masyarakat di daerah ini. Ini bukti Partai Nasdem selalu berpihak bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Romanus Woga.

Reynaldo Rembo mewakili Kelompok Pemuda Komtel memberi apresiasi kepada Julie Laiskodat.

Dia sangat berterimakasih sekali karena berkat Julie Laiskodat dia bersama kelompoknya bisa menjalankan budidaya ikan lele.

Usaha budidaya ikan lele Kelompok Pemuda Komtel dimulai sejak 17 Nopember 2021 lalu. Mereka menebarkan ribuan benih ikan lele ke dalam 6 kolam.

Kepala DKP Sikka Paulus Bangkur saat panen perdana ikan lele di Nangalimang

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Paulus Bangkur mengatakan sebagian besar masyarakat Kabupaten Sikka masih mengonsumsi ikan tangkap.

Jika konsumsi ikan air tawar juga berkembang, kata dia, maka makin banyak masyarakat Kabupaten Sikka yang mengonsumsi ikan.

Paul Bangkur memastikan pihaknya akan terus memberi support kepada kelompok-kelompok budidaya ikan, karena itu sudah merupakan tugas pemerintah.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA