2 Hari Tenggelam di Bendungan Napun Gete, Gervasius Gedo Ditemukan Meninggal

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 1 September 2022 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 38 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban tenggelam di Bendungan Napun Gete, Kamis (1/9) (foto: istimewa)

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban tenggelam di Bendungan Napun Gete, Kamis (1/9) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Setelah 2 hari tenggelam di Bendungan Napun Gete, Gervasius Gedo akhirnya berhasil ditemukan. Pria 46 tahun ini ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Lalu Wahyu Efendi selaku SMC (SAR Mission Coordinator) memastikan jasad Gervatius Gedo ditemukan pada Kamis (1/9) pukul 10.30 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan,” terang Lalu Wahyu Efendi melalui rilis yang diterima media ini siang tadi.

Tim SAR Gabungan yang dia maksudkan terdiri atas Kantor SAR Maumere, Maumere Diver Community, Polres Sikka, Pos Pol Talibura, Kodim 1603 Sikka, Koramil 02 Talibura, Polsek Waigete, Polair Maumere, warga masyarakat dan keluarga korban.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Secara terpisah Kapolres Sikka melalui Kapolsek Waigete Iptu I Wayan Artawan membenarkan korban tenggelam di Bendungan Napun Gete berhasil ditemukan.

Dia mengatakan korban ditemukan dalam kondisi terapung, sekitar 200 meter dari lokasi saat korban jatuh ke dalam bendungan.

Lalu Wahyu Efendi menjelaskan setelah memastikan oenemuan jasad Gervatius Gedo, Tim SAR Gabungan langsung memasukkan korban ke kantong mayat.

“Kemudian dengan menggunakan rubber boat milik Kantor SAR Maumere, korban dievakuasi ke darat, dan seterusnya dibawa ke rumah duka,” urai dia.

Dia mengakui operasi SAR selama 2 hari terbilang cukup sulit. Pasalnya, saat melakukan proses penyelaman, Tim SAR Gabungan menemui kendala di antaranya jarak pandang yang sangat terbatas dan banyak potongan bambu serta kayu di dasar bendungan.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Meski demikian, kata dia, kendala dan hambatan yang dialami tidak menyurutkan semangat Tim SAR Gabungan.

Sebelumnya diberitakan Gervasius Gedo, warga Desa Dusun Lelabura Desa Ilinmedo Kecamatan Waiblama dikabarkan tenggelam di Bendungan Napun Gete, Selasa (30/8) sekitar pukul 19.30 Wita.

Korban dikabarkan baru pulang mengikuti upacara adat di Desa Werang. Dia kembali ke Dusun Lelabura dengan menggunakan rakit melintasi Bendungan Napun Gete. Namun di tengah perairan dia terjatuh.

Bendungan Napun Gete dibangun pada alur Sungai Napun Gete di perbatasan Desa Ilinmedo dan Desa Werang. Bendungan ini diresmikan Presiden Joko Widodo pada 23 Pebruari 2021 lalu.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA