7 Bulan Menara Lonceng, Hanya Pencitraan Semata

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 September 2022 - 09:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana lokasi pembangunan menara lonceng, Jumat (2/9)

Suasana lokasi pembangunan menara lonceng, Jumat (2/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Usia pembangunan menara lonceng di Kabupaten Sikka sudah memasuki bulan ketujuh pada Jumat (2/9) kemarin. Sejak peletakkan batu pertama pada 2 Pebruari 2022 lalu, progress-nya masih nol persen.

Realitas ini makin menunjukkan bahwa ide pembangunan menara lonceng di Gelora Samador da Cunha Maumere, diduga kuat lahir dari pikiran napsu yang hanya lebih mementingkan pencitraan semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Forum Kota Maumere Emilianus Yulfrid Naga melalui aksinya di Kantor Bupati Sikka pada Juli 2022 lalu, mempertanyakan mandeknya pembangunan menara lonceng.

Dia menduga kuat rencana pembangunan menara lonceng lebih kepada sebuah pencitraan saja.

Napsu menggebu-gebu membangun menara lonceng senilai Rp 12 miliar, dengan referensi pencitraan, sepertinya tidak diikuti perencanaan yang matang.

Baca Juga :  Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Tampak sekali Panitia Pembangunan Menara Lonceng di bawah kendali Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera tidak punya konsep membangun.

Panitia Pembangunan hanya mampu membuat konsep peletakkan batu pertama. Setelah itu mereka sendiri blank.

Tidak adanya konsep membangun diduga kuat karena adanya upaya paksa secara gegabah melakukan peletakkan batu pertama demi mendapat simpati dan pujian publik.

Dua hari setelah peletakkan batu pertama, ketika melihat tidak ada tanda-tanda pekerjaan fisik, Sekda Sikka beralasan Panitia Pembangunan sedang konsolidasi penetapan rencana operasional.

Dia tidak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk konsolidasi. Ternyata hingga bulan ketujuh, konsolidasi yang dimaksudkan Sekda Sikka, tidak jelas hasilnya.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Alih-alihnya, gagasan pembangunan menara lonceng kini menuai banyak kritikan. Sementara Panitia Pembangunan yang hingga kini tidak jelas struktur dan komposisinya, lebih memilih diam dan terkesan cuci tangan.

Pantauan media ini di lokasi pembangunan menara lonceng, Jumat (2/9), sama sekali tidak ada aktifitas pembangunan. Bahkan material pun tidak ada. Diduga kuat Panitia Pembangunan tidak punya dana.

Padahal, sebagaimana laporan Ketua Panitia Pembangunan, biaya pembangunan bersumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten Sikka, Program Corporate Social Responsibility, para donatur, dan masyarakat luas yang dapat menyumbang secara sukarela.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA