Digdaya Lembata

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 September 2022 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 100 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Persebata Lembata (biru-biru) mengamankan gawang dari serangan Perserond Rote Ndao, Jumat (16/9) di GOR Lewoleba

Pemain Persebata Lembata (biru-biru) mengamankan gawang dari serangan Perserond Rote Ndao, Jumat (16/9) di GOR Lewoleba

Lewoleba-SuaraSikka.com: Persebata Lembata masih tampil digdaya. Tim Sembur Paus memastikan langkah ke babak 16 besar.

Menang 2-1 atas Perserond Rote Ndao di GOR 99 Lewoleba, Jumat (17/9), Lembata kokoh pada klasemen akhir dengan koleksi 7 poin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim tuan rumah menggeser posisi Nirwana 04 FC ke posisi runner-up. Sementara Perserond Rote Ndao harus puas pada peringkat ketiga.

Tim Persebata Lembata

Turun dengan formasi 4-3-3, Lembata mengandalkan trisula Mabrur Muhammad Pua Lopi, Muhammad Sabri, dan Luis Aprilio Mitem Making.

Kehilangan Sole Ihing, pemain yang pernah memperkuat tim PON NTT, tidak membuat kendur semangat Lembata. Hasan Wahar, sang arsitek masih punya banyak stok untuk menggedor pertahanan lawan.

Sejak pluit kick-off wasit Koyon, Lembata langsung menekan pertahanan Rote Ndao. Tim Sembur Paus terus mengancam melalui lebar lapangan.

Trisula Sembur Paus masih mandul memaksimalkan kombinasi serangan selama 45 menit pertama. Lembata sempat frustasi juga karena daya dobrak mereka belum membuahkan hasil.

Mabrur Muhammad Pua Lopi kemudian memecahkan kebuntuan Lembata pada menit ke-47. Pemain bernomor punggung 21 itu melakukan solo run dari sayap kanan. Dia lalu melepaskan tembakan keras, dan bola bersarang di gawang Melkior Doni Bugan.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Deteminasi Lembata berlanjut pada babak kedua. Baru 4 menit berlangsung, Caesar Aprilio Burak Making menjinakkan gawang Rote Ndao.

Lolos dari perangkap offside, Caesar yang tidak terkawal dengan mudah mengecoh
Melkior Doni Bugan. Dia melesakkan bola ke gawang melalui sentuhan pelan saja.

Suasana pertandingan Persebata Pembata kontra Perserond Rote Ndao

Rote Ndao terus memberikan perlawanan. Mereka memanfaatkan peluang dari tendangan penjuru pada menit ke-61. Pati Sarih Aukoli yang berdiri bebas, langsung menyambar melalui tandukan kepala yang keras.

Tidak mau malu di depan publik yang memadati GOR 99 Lewoleba, tim tuan rumah terus menekan pertahanan Rote Ndao. Beberapa kali Caesar Aprilio Burak Making gagal mengkonversi kulit bundar menjadi gol.

Rote Ndao sebenarnya berhasil membuat kedudukan berimbang pada menit ke-73. Putra Hurek yang bergerak dari sayap kiri, menerima umpan matang dari tengah lapangan.

Dengan sekali kontrol, Putra Hurek langsung menembak ke arah gawang. Bola bergulir masuk. Wasit menganulir, karena wing back itu sudah lebih dulu terperangkap offside.

Baca Juga :  Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Pada babak 16 besar nanti, Lembata akan berhadapan dengan peringkat ketiga terbaik kedua. Hingga siang ini belum diketahui 4 tim yang bakal mendampingi 12 tim yang lolos otomatis.

Manggarai Bangkit
Sementara itu dari Lapangan Polres Lembata, Jumat (16/9) pagi, Perse Ende berhadapan dengan Persim Manggarai.

Ende dan Manggarai bermain imbang tanpa gol. Hasil ini memastikan Ende lolos otomatis ke babak 16 besar.

Manggarai sementara yang terseok-seok pada pertandingan pertama sepertinya mulai bangkit. Saat kini Manggarai nagkring di posisi kedua klasemen sementara. Terburuk, Manggarai harus beradu pada peringkat ketiga terbaik jika Kabupaten Kupang mengalahkan PS Kota Kupang.*** (eny)

Klasemen Akhir
Grup B
Lembata     3 2 1 –  2-0 7
Platina        3 2 – 1  4-3 6
Rote Ndao 3 1 – 2  4-4 3
Btg Timur   3 – 1 2  0-3 1

Klasemen Sementara
Grup E
Ende            3 1 2  – 5-1 5
Manggarai  3 1 1 1 1-1 4
Kab Kpg      2 1 – 1  1-4 3
Kota Kpg     2 – 1 1 1-2 1

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA