
Maumere-SuaraSikka.com: Vivian, 30 tahun, terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ibu 2 anak ini merupakan istri seorang tentara yang bertugs di wilayah hukum Kodim Sikka.
Perempuan ini sempat panik ketika suaminya mengalami kecelakaam karena jatuh dari motor. Kondisi suaminya baik-baik saja karena tidak ada luka yang parah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tapi yang membuat dia panik karena suaminya mengalami lupa ingatan, tidak mengenali diri dan anak-anak.
Suami Vivian ternyata membutuhkan perawatan intensif, karena jika duduk saja, darah keluar dari kuping dan hidung.
Dalam kondisi seperti itu, Vivian mengaku bersyukur karena dibekali JKN-KIS. Bermodal sebagai peserta program jaminan kesehatan, Vivian pun bisa mengurus suaminya tanpa perlu memikirkan biaya yang besar.
Dia lalu membawa suaminya ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Lalu dokter merujuk ke rumah sakit.
“Terus terang, awalnya saya panik, bingung, karena masalah biaya. Akhirnya JKN-KIS bikin saya bisa tenang. Pelayanan yang baik. Dan, semuanya gratis,” terang dia pada April 2022 lalu.
Vivian mengaku tidak bisa membayangkan jika harus mengeluarkan biaya sendiri untuk pengobatan suaminya. Sementara keluarga dan rumah tangga juga membutuhkan biaya.
Vivian mengatakan menjadi peserta JKN-KIS membuat dia sadar akan manfaat program ini. Bagi dia,
pemerintah benar-benar memperhatikan seluruh masyarakat dengan hadirnya program JKN-KIS.
“Kita tidak pernah tahu kapan sakit akan menimpa. Jadi sebaiknya diatasi dari sekarang dengan menjadi peserta JKN KIS. Karena jika sakit, kita akan kesulitan, apalagi masalah biaya pengobatan yang tinggi,” ujar dia.
Dia lalu mengajak masyarakat Kabupaten Sikka untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS.
Pemerintah terus berupaya memastikan agar semua masyarakat terdaftar dalam program JKN-KIS, baik dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) maupun peserta Pekerja Penerima Upah.*** (eny)















