
Lewoleba-SuaraSikka.com: Persim Manggarai berhasil keluar sebagai Juara 3 Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di Kabupaten Lembata, usai menang 3-2 atas Perserond Rote Ndao, Rabu (28/9) di GOR 99 Lewoleba.
Hasil gemilang Manggarai ini sekaligus mencatatkan dua prestasi sejarah yang dilakukan striker Andika Rohansa Mokan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemilik nomor punggung 9 itu berhasil mencetak hattrick pada laga petang tadi. Ini adalah hattrick pertama dari 51 pertandingan sejak turnamen ini digelar pada Jumat (9/9) lalu.
Masih tersisa satu pertandingan grandfinal Kamis (29/9) besok, namun diperkirakan sulit bagi pemain Persebata Lembata dan Perse Ende mencetak sukses seperti Andika Mokan.

Prestasi lain yang dicatat Andika Mokan yakni 3 gol petang tadi secara otomatis membawa dirinya menjadi top scorrer sementara dengan koleksi 6 gol.
Cahya Dwi Permana dari Perse Ende baru mengoleksi 4 gol. Rasa-rasanya cukup sulit bagi striker berdarah Jawa ini mengejar posisi teratas daftar pencetak gol terbanyak.
Laga Rote Ndao versus Manggarai yang dipimpin wasit Abdul Syukur, ternyata bukan saja memperebutkan juara ketiga. Laga ini justeru membersitkan perburuan top scorrer.

Striker Rote Ndao Desmon Nenobais, sebelum laga memimpin sementara pencetak gol terbanyak dengan koleksi 4 gol. Melalui counter attack yang cepat dari sayap kanan pada menir ke-23, seorang pemain Rote Ndao dijatuhkan di kotak pinalti. Wasit menunjuk titik putih.
Desmon Nenobais pun mengambil eksekusi. Dengan tenang dia menjinakkan penjaga gawang Ivan Putta Rama Dhani. Desmon semakin kokoh di puncak top scorrer.
Hanya butuh 1 menit, Manggarai langsung menggebrak pertahanan Rote Ndao. Umpan terobos ke sayap kiri gawang disambut Andika Mokan.
Dia melepaskan tembakan keras, namun dihalau Putra Hurek dengan tangan, sehingga wasit menunjuk titik putih. Andika Mokan menyelesaikan dengan sempurna.
Owentianus Nouvic, gelandang serang Manggarai nyaris saja memperbesar kemenangan pada menit ke-31. Shooting keras yang dia arahkan hanya membentur mistar gawang.

Manggarai baru menambah koleksi gol pada menit ke-37. Berawal dari umpan Jefri Utama ke sayap kanan. Yakobus Tiwu langsung mengarahkan bola ke tengah lapangan. Andika Mokan menyambutnya dengan sundulan, merobek jala Melkior Doni Bungan.
Memasuki babak kedua, Rote Ndao meningkatkan serangan. Pada menit ke-65 sebuah tendangan keras Desmon berhasil ditepis penjaga gawang.
Rote Ndao baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-73. Sebuah tendangan penjuru dari sudut kanan gawang berhasil dimanfaatkan Petrus Kopong.
Pertandingan pun berlangaung seru. Rote Ndao masih mendominasi serangan. Sementara Manggarai mulai kedodoran, dan hanya mengandalkan counter attack.
Sebuah serangan balik Manggarai berbuah manis pada menit ke-90. Seorang pemain bertahan Rote Ndao tetangkap memainkan bola dengan tangan.
Lagi-lagi wasit menunjuk titik putih. Andika Mokan sekali lagi menjadi algojo, dan sukses menjinakkan penjaga gawang.
Rote Ndao mencoba memanfaatkan tambahan waktu 4 menit. Namun Manggarai yang sudah unggul melakukan pressing ketat dan tidak memberikan ruang tembak.
Kemenangan Manggarai disambut suka cita para pendukungnya. Mereka berteriak histeris ketika wasit meniupkan pluit panjang.
Pertandingan final Liga 3 ETMC XXXI antara Persebata Lembata versus Perse Ende akan berlangsung Kamis (29/9) pukul 14.00 Wita.
Menurut rencana Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi akan menutup secara resmi Liga 3 ETMC XXXI dan menyerahkan panji kepada Rote Ndao selaku tuan rumah Liga 3 ETMC XXXII Tahun 2023.*** (eny)















