Misi Berat Spanyol

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 16 November 2022 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 36 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Spanyol era Luis Enrique dihuni pemain muda berkualitas dengan rata-rata umur 25 tahun

Timnas Spanyol era Luis Enrique dihuni pemain muda berkualitas dengan rata-rata umur 25 tahun

Setelah Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Timnas Spanyol seakan tenggelam ditelan bumi.

Pencapaian La Furia Roja masih jauh dari kata memuaskan. Pada Piala Dunia 2014, mereka gagal mempertahankan gelar dan justeru terkapar di fase grup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat tahun kemudian di Rusia, Spanyol juga melempem. Mengapungkan target tinggi, Spanyol tersungkur pada babak 16 besar. Dua kegagalan tersebut membuat Spanyol bertekad mengulang sukses. Armada Luis Enrique sudah melupakan semua kegagalan di belakang.

“Kini kami fokus ke Piala Dunia 2022,” kata Enrique.

Hanya, dari skuad bayangan saat ini, dua nama beken santer tidak masuk daftar. Keduanya adalah bek tangguh Sergio Ramos (Paris Saint Germain) dan pemain muda Ansu Fati (Barcelona).

Keduanya tidak dipanggil jelang jeda internasional akhir bulan ini. Spanyol bakal melakoni dua laga UEFA Nations League kontra Swiss dan Portugal. Nama lain yang juga terpinggirkan adalah Thiago Alcantara, Marc Cucurella, serta David De Gea.

Dilansir Marca, tidak dipanggilnya pemain-pemain tadi karena Enrique menilai sudah mendapatkan pemain yang lebih baik. Bisa dibilang, Enrique dan pasukannya mengusung misi berat ke Qatar.

“Luis Enrique adalah fenomena dan pelatih yang luar biasa. Dia aset berharga di timnas. Dia membangun timnya dengan hebat dan akan menjadi pembeda pada Piala Dunia 2022,” kata Juan Carlos Garrido, eks pelatih Real Betis yang juga asal Spanyol.

Sergio Busquest, bintang Spanyol

Profil Pemain Bintang: Sergio Busquets
Dia dijuluki pahlawan dalam sunyi. Itu karena dia berada di bawah bayang-bayang bintang Barcelona lainnya, termasuk Lionel Messi yang kini hengkang ke Paris Saint Germain.

Padahal, sukses besar yang dituai Blugrana kala masih ditukangi Pep Guardiola, tak lepas dari kontribusi Busquets.

Di timnas, Busquets juga bukan “siapa-siapa” ketimbang Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Carles Puyol, atau Sergio Ramos. Namun, gelandang 34 tahun itu ikut merasakan manisnya gelar juara Piala Dunia 2010 serta Euro 2012.

Kaya pengalaman, Spanyol menaruh harapan besar di pundak sang veteran. Setelah 2010, Tim Matador tak pernah lagi menjadi yang terbaik. Empat tahun lalu di Rusia, La Furia Roja hanya bertahan sampai babak 16 besar.

“Saya tahu betapa pentingnya dia bagi kami. Dia seorang gelandang yang sempurna, baik saat bertahan maupun menyerang,” sanjung Luis Enrique, sang pelatih, terkait peran Busquets di Piala Dunia 2022.

Pelatih.Spanyol Luis Enrique

Profil Pelatih: Luis Enrique
Enrique punya catatan tersendiri pada Timnas Spanyol. Setelah sempat mengundurkan diri karena ingin fokus mengurus putrinya yang terkena kanker tulang, PSSI-Spanyol kembali menunjuknya sebagai arsiteki tim pada 2019.

Di bawah Enrique, Spanyol tampil cukup mengesankan di Euro 2020. Spanyol melaju ke semifinal sebelum dihentikan Italia via adu pinalti yang berakhir dengan kekalahan 2-4.

Meski begitu, Enrique tetap dipercaya menukangi Busquets dkk di ajang Piala Dunia 2022 dengan target kembali menguasai dunia.

Dipatok target tinggi, Enrique yang juga pernah membesut AS Roma dan Barcelona maju tak gentar. Termasuk ketika harus melewati tiga laga di Grup E kontra Jepang, Kosta Rika, dan tim kuat Jerman.

“Kami akan sangat menikmati setiap laga dan kami selalu optimistis. Kami akan menaklukkan dunia,” katanya.

Jika Enrique bisa merealisasikan target tinggi tersebut, maka dia akan menyamai pencapaian hebat pelatih kenamaan Spanyol, Vicente del Bosque. Del Bosque dikenang karena sukses memahat sejarah spekatuler di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Road to Qatar
Spanyol memang memuncaki klasemen Grup B, namun pelatih Luis Enrique mengaku sempat deg-degan.

Mantan pembesut Barcelona itu seperti baru saja melepas beban berpuluh-puluh kilo gram beratnya.

“Saya telah melepas tas punggung seberat 100 kg. Ini lebih berat dari Euro atau final four Nations League,” kata dia.*** (*/eny)

Jadwal Pertandingan Spanyol
Spanyol vs Kosta Rika (23 Nopember 2022)
Spanyol vs Jerman (28 Nopember 2022)
Jepang vs Spanyol (2 Desember 2022)

Berita Terkait

PSG Juara Liga Champions 2026
Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!
Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih
Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA