
Sejak lolos pertama kali ke Piala Dunia pada 1998, Timnas Jepang selalu tampil hingga edisi 2018. Total enam kali, Samurai Biru berlaga pada turnamen sepak bola paling bergengsi di planet bumi.
Ada hal yang menarik ketika Jepang tampil pada Piala Dunia. Samurai Biru silih berganti mentok pada babak penyisihan grup dan lolos ke 16 besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada 1998 mereka gagal lolos ke 16 besar dan edisi selanjutnya lolos dan seterusnya secara bergantian.
Jika pada Piala Dunia 2018 mereka melenggang ke 16 besar, apakah Jepang bakal gagal melewati fase grup pada akhir tahun ini?
Jepang berada di Grup E bersama dua raksasa Eropa, Jerman dan Spanyol, serta satu tim kuda tim Kosta Rika. Sejumlah pihak menyebut negara berperingkat 24 FIFA ini sulit lolos.
Namun, Jepang kali ini memiliki perpaduan tim senior berpengalaman dan pemain muda berbakat yang bisa tampil mengejutkan.

Pemain Bintang: Takefusa Kubo
Takefusa Kubo pernah merasakan didikan di akademi yang sama dengan Lionel Messi, yakni La Massia. Pemain yang berposisi sebagai winger tersebut memiliki skill mumpuni dan kecepatan yang luar biasa.
Alhasil, Manchester United merasakan keganasan pemain Real Sociedad pada laga perdana Europa League di Old Trafford. Tendangannya membuat bek MU Lautaro Martinez menyentuh bola dan kemudian Sociedad mendapat pinalti dan mempermalukan tuan rumah.
Meski usianya masih 21 tahun, Kubo akan menjadi senjata mematikan bagi Jepang di Piala Dunia 2022. Pemain bertubuh mungil ini sudah mencatat 18 caps dan satu gol bagi Jepang.

Profil Pelatih: Hajime Moriyasu
Pada 2017, Federasi Sepak Bola Jepang menunjuk Hajime Moriyasu melatih Timnas U-23 di ajang Asian Games 2018 di Indonesia.
Sayangnya, saat itu Jepang hanya jadi runner-up dan mendapat medali perak setelah kalah dari Korea Selatan di final.
Setelah itu, Moriyasu melatih timnas senior Jepang untuk menghadapi Piala Asia 2019. Lagi-lagi, Jepang hanya menjadi runner-up pada ajang ini karena kalah dari Qatar.
Sejak 2018 hingga sekarang Moriyasu memimpin timnas Jepang dalam 55 laga dengan hasil 38 kali menang, tujuh imbang, dan 10 kali kalah. Tugas berat kini menanti Moriyasu saat memimpin Jepang di Piala Dunia 2022.
Road to Qatar
Jepang tanpa kesulitan melewati adangan babak kedua pada Grup F bersama Myanmar, Mongolia, Tajikistan, dan Kyrgistan. Alhasil, mereka berhasil berpesta gol ke gawang lawan-lawannya.
Baru pada babak ketiga ketika mereka tergabung di Grup B bersama Oman, China, Vietnam, Australia dan Arab Saudi langkah mereka agak berat.
Bahkan Jepang sempat kalah dalam dua laga dari tiga laga awal, termasuk dipermalukan Oman di kandang sendiri.
Tetapi setelah itu, Jepang bangkit dan mengalahkan lawan-lawannya hingga akhirnya menjadi runner-up grup di bawah Arab Saudi. Meski jadi runner-up tetapi membuat mereka otomatis lolos ke Qatar.*** (*/eny)
Jadwal Pertandingan Jepang
Jerman vs Jepang (23 Nopember 2022)
Jepang vs Kosta Rika (27 Nopember 2022)
Jepang vs Spanyol (2 Desember 2022)















