
Maumere-SuaraSikka.com: KPU Sikka saat ini tengah menjalani tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024. Di tengah kesibukan, terbetik kabar tidak sedap. Lembaga penyelenggara Pemilu ini diduga sedang terbelah dua.
Ihwal “perpecahan” di dalam tubuh KPU Sikka, disinyalir sejak tahapan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terungkap, pada tahapan ini, 2 komisioner sama sekali tidak terlibat. Penyusunan rancangan dapil hanya dilakukan oleh 3 komisioner. Dari 3 komisioner tersebut, itu pun hanya 1 komisioner yang mendominasi.
Fakta ini diketahui melalui chat pribadi seorang komisioner kepada salah satu anggota DPRD Sikka. Chat tersebut kemudian menjadi konsumsi para legislator di DPRD Sikka.
Kabar tidak sedap di tubuh KPU Sikka ini diungkapkan Philipus Fransiskus, inisiator Forum Lintas Parpol DPRD Sikka, Jumat (17/12).
“Dua komisioner tidak terlibat. Penataan dapil disusun oleh hanya 3 komisioner, dan ada 1 komisioner yang mendominasi. Kami punya bukti chat dari seorang komisioner,” ungkap Philipus Fransiskus.
Philipus Fransiskus menyebut dengan jelas nama komisioner yang mengirim chat kepada Wenseslaus Wege, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Hanura.
Tidak hanya dalam bentuk chat, menurut Philipus Fransiskus, komisioner tersebut juga menyampaikan hal yang sama secara lisan kepada dirinya dan Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karimanto Eri.
Wenseslaus Wege yang dihubungi terpisah memastikan mendapat chat dari seorang komisioner, terkait tidak terlibatnya 2 komisioner dalam penyusunan dapil. Saat itu, kata dia, ketika Rapat Dengar Pendapat bersama KPU Sikka.
“Waktu itu DPRD pertanyakan 3 rancangan dapil, dan sempat terjadi diskusi yang alot. Saya iseng-iseng chat ke seorang komisioner, lalu dia balas dan sampaikan dia dan 1 komisioner lagi tidak terlibat,” terang Wenseslaus Wege.
Wenseslaus Wege mengaku bukti chat sudah terhapus, karena komisioner tersebut menggunakan sistem penghapusan pesan secara otomatis dalam waktu 24 jam.
Namun demikian, lanjut dia, chat dari komisioner tersebut sempat dia bagikan kepada anggota DPRD Sikka yang lain. Philipus Fransiskus sempat menunjukkan bukti chat yang dia dapat dari Wenseslaus Wege.*** (eny)















