Dana BTT Tahun 2023 Sudah Habis, Pola Lama Bisa Terulang, Hati-Hati Peluang Korupsi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 16 Januari 2023 - 18:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 54 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba

Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba

Maumere-SuaraSikka.com: Tahun 2023 belum selesai. Baru saja 1 bulan. Tapi kabarnya dana belanja tidak terduga (BTT) di Kantor BPBD Sikka, justeru sudah habis.

APBD 2023 mengalokasikan anggaran BTT sebesar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut sudah dipakai untuk penanganan tanggap darurat selama 14 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanggap darurat diberlakukan menyusul pernyataan bencana yang diterbitkan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pada 26 Desember 2022 lalu. Masa tanggap darurat berlaku hingga 8 Januari 2023.

Alokasi BTT Rp 2,5 miliar dipakai Rp 300 juta lebih untuk penanganan warga terdampak bencana, berupa bantuan logistik dan bahan bangunan.

Sementara itu terdapat 5 paket pekerjaan fisik, yakni 4 paket tanggul penahan gelombang di Desa Nangahale Kecamatan Talibura, Desa Wairblerer, Desa Waiara, dan Desa Geliting di Kecamatan Kewapante, serta 1 paket pekerjaan saluran pembuangan air di daerah pemukiman di Desa Wairblerer.

Baca Juga :  SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka

Lima paket proyek ini nilainya lebih dari Rp 2 miliar. Mekanisme pelelangan yang digunakan yakni penunjukkan langsung.

“Untuk penanganan bencana kita pakai dana BTT, hampir Rp 2,5 miliar,” jelas Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba, Senin (16/1) di ruang kerjanya.

Kondisi dana BTT yang sudah habis terpakai, cukup memprihatinkan. Apalagi jika terjadi bencana pada waktu-waktu yang akan datang, hampir pasti BPBD Sikka kesulitan keuangan.

Jika terjadi situasi demikian, dikuatirkan terjadi lagi pola lama seperti tahun 2021 lalu. Buntut dari pola lama inilah yang melahirkan dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana temuan BPK Perwakilan NTT.

Catatan media ini, kondisi seperti ini lebih buruk dari BTT Tahun 2021. Kala itu, dana BTT sebesar Rp 5.355.673.480 habis digunakan pada bulan Maret.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Dana BTT kemudian membengkak menjadi
Rp 21.291.909.093,55 melalui 3 kali Perubahan APBD atau naik sebesar 294,75 persen.

Kenaikan drastis ini dinilai kontroversial,  karena tidak melalui mekanisme pembahasan anggaran, tetapi hanya berdasarkan Peraturan Bupati Sikka.

Pada pembahasan APBD Perubahan, DPRD Sikka melakukan penyesuaian anggaran, dengan menurunkan alokasi BTT menjadi Rp 19.931.863.046,41.

Sebagaimana diketahui dana BTT TA 2021 di BPBD Sikka menjadi temuan BPK Perwakilan NTT. Terdapat uang senilai Rp 988.765.648.000 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Saat ini, Kejaksaan Negeri Sikka tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi dana BTT. Namun penyelidikan belum saja berujung final. Tim Penyidik masih menunggu hasil audit investigasi Inspektorat NTT terkait kerugian negara.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA