Maumere-SuaraSikka.com: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B (Basarnas) Maumere melakukan aksi menanam 300 bibit pohon mangrove di Pantai Desa Kolisia B Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Senin (27/2) pukul 08.00 Wita.
Aksi sosial ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Basarnas Maumere dalam menyambut HUT ke-51 Basarnas pada tahun 2023 ini. Kegiatan lain untuk momen yang sama yakni donor darah, telah dilaksanakan pada Rabu (22/2) lalu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menyebutkan penanaman 300 bibit pohon mangrove bertujuan untuk membantu melestarikan hutan mangrove di Kabupaten Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mendukung program pembangunan di Kabupaten Sikka, antara lain untuk melindungi erosi pantai dan membantu para nelayan atau kegiagan pariwisata dalam mendapatkan iklim dan cuaca yang paling nyaman untuk mencegah bencana alam,” ujar Mexianus Bekabel ketika membuka kegiatan penanaman bibit pohon mangrove.
Selain bertujuan mencegah erosi dan bencana alam, Mexianus Bekabel menyebut kegiatan tersebut boleh dimaknai sebagai momentum meningkatkan soliditas dan solidaritas dalam internal Kantor Basarnas Maumere., jajaran Forkopimda serta unsur potensi SAR di Kabupaten Sikka.
“Saya sangat berharap momentum aksi ini dapat menjadi motivasi lebih bagi kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas SAR ke depan, demi mewujudkan aksi-aksi kemanusiaan,” harap dia.

Quick Response
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diego yang dijadwalkan hadir pada kegiatan ini, diwakili oleh Asisten Pemerintahan Umum Setda Sikka Bernadus Ratu.
Dalam sambutannya, Bernadus Ratu menyampaikan terima kasih kepada Basarnas Maumere yang telah mendukung kelestarian tanaman mangrove di Kabupaten Sikka.
“Kelestarian lingkungan wajib didukung seluruh Forkopimda dan masyarakat,” ajak dia.
Pada kesempatan yang tampan itu, Bermadus Ratu juga menyampaikan selamat HUT ke-51 Basarnas.
“Semoga Basarnas, khususnya Basarnas Maumere, selalu sigap dan quick response dalam menanggapi musibah dan kondisi kedaruratan yang terjadi di daerah ini,” ujar mantan Kepala Bappeda Sikka itu.

Tanam Serentak
Aks penanaman bibit pohon mangrove melibatkan jajaran Forkopimda, mitra potensi SAR, pejabat dan anggota TNI/Polri, sejumlah pimpinan dinas/badan pada lingkup Pemkab Sikka, BUMN/BUMD, termasuk aparatur desa dan masyarakat setempat.
Sebelum dilakukan aksi penanaman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sikvester Saka menyerahkan secara simbolis 1 buah polibag bibit pohon mangrove kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel.
Setelah itu masing-masing orang mengambil polibag bibit pohon mangrove, dan langsung menuju lubang penanamam yang sudah digali sebelumnya.
Penanaman dilakukan serentak sebagai simbol soliditas dan solidaritas dalam mengantisipasi bencana alam dan kerja-kerja kemanusiaan.*** (eny)















