Lindungi Erosi Pantai dan Cegah Bencana Alam, Basarnas Maumere Tanam 300 Mangrove di Kolisia

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Februari 2023 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 125 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel sedang menanam bibit pohon mangrove di Pantai Desa Kolisia, Senin (27/2), dalam menyambut HUT ke-51 Basarnas

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel sedang menanam bibit pohon mangrove di Pantai Desa Kolisia, Senin (27/2), dalam menyambut HUT ke-51 Basarnas

Maumere-SuaraSikka.com: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B (Basarnas) Maumere melakukan aksi menanam 300 bibit pohon mangrove di Pantai Desa Kolisia B Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Senin (27/2) pukul 08.00 Wita.

Aksi sosial ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Basarnas Maumere dalam menyambut HUT ke-51 Basarnas pada tahun 2023 ini. Kegiatan lain untuk momen yang sama yakni donor darah, telah dilaksanakan pada Rabu (22/2) lalu.

Kepala Dinas LHK Sikka menyerahkan polibag bibit pohon mangrove kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menyebutkan penanaman 300 bibit pohon mangrove bertujuan untuk membantu melestarikan hutan mangrove di Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendukung program pembangunan di Kabupaten Sikka, antara lain untuk melindungi erosi pantai dan membantu para nelayan atau kegiagan pariwisata dalam mendapatkan iklim dan cuaca yang paling nyaman untuk mencegah bencana alam,” ujar Mexianus Bekabel ketika membuka kegiatan penanaman bibit pohon mangrove.

Baca Juga :  10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Selain bertujuan mencegah erosi dan bencana alam, Mexianus Bekabel menyebut kegiatan tersebut boleh dimaknai sebagai momentum meningkatkan soliditas dan solidaritas dalam internal Kantor Basarnas Maumere., jajaran Forkopimda serta unsur potensi SAR di Kabupaten Sikka.

“Saya sangat berharap momentum aksi ini dapat menjadi motivasi lebih bagi kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas SAR ke depan, demi mewujudkan aksi-aksi kemanusiaan,” harap dia.

Asisten Penerintahan Umum Setda Sikka Bernadus Ratu mendampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere memberikan keterangan terkait aksi penanaman bibit pohon mangrove

Quick Response
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diego yang dijadwalkan hadir pada kegiatan ini, diwakili oleh Asisten Pemerintahan Umum Setda Sikka Bernadus Ratu.

Dalam sambutannya, Bernadus Ratu menyampaikan terima kasih kepada Basarnas Maumere yang telah mendukung kelestarian tanaman mangrove di Kabupaten Sikka.

“Kelestarian lingkungan wajib didukung seluruh Forkopimda dan masyarakat,” ajak dia.

Pada kesempatan yang tampan itu, Bermadus Ratu juga menyampaikan selamat HUT ke-51 Basarnas.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

“Semoga Basarnas,  khususnya Basarnas Maumere, selalu sigap dan quick response dalam menanggapi musibah dan kondisi kedaruratan yang terjadi di daerah ini,” ujar mantan Kepala Bappeda Sikka itu.

Sejumlah pejabat terlibat dalam aksi penanaman bibit pohon mangrove dalam rangka memperingati HUT ke-51 Basarnas

Tanam Serentak
Aks penanaman bibit pohon mangrove melibatkan jajaran Forkopimda, mitra potensi SAR, pejabat dan anggota TNI/Polri, sejumlah pimpinan dinas/badan pada lingkup Pemkab Sikka, BUMN/BUMD, termasuk aparatur desa dan masyarakat setempat.

Sebelum dilakukan aksi penanaman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sikvester Saka menyerahkan secara simbolis 1 buah polibag bibit pohon mangrove kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel.

Setelah itu masing-masing orang mengambil polibag bibit pohon mangrove, dan langsung menuju lubang penanamam yang sudah digali sebelumnya.

Penanaman dilakukan serentak sebagai simbol soliditas dan solidaritas dalam mengantisipasi bencana alam dan kerja-kerja kemanusiaan.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA