Serius Atasi Kelangkaan BBM di Lembata dan Flotim, Melchias Mekeng Bertemu Pimpinan BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 3 Maret 2023 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 90 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng bersama Penjabat Bupati Lembata dan Ketua DPRD Lembata di Kantor BPH Migas di Jakarta, Kamis (2/3)

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng bersama Penjabat Bupati Lembata dan Ketua DPRD Lembata di Kantor BPH Migas di Jakarta, Kamis (2/3)

Jakarta-SuaraSikka.com: Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng tidak main-main berjuang mengatasi kelangkaan BBM di Kabupaten Lembata dan Flotim di Propinsi NTT.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar itu menunjukkan perjuangan yang serius agar persoalan yang sudah bertahun-tahun ini bisa segera pulih.

Keseriusan itu ditunjukkan dengan mendatangi pejabat-pejabat penting yang berkompoten untuk memecahkan persoalan kelangkaan BBM yang dialami masyarakat Lembata dan Flotim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekan lalu, persisnya Selasa (21/2), wakil rakyat utusan Dapil NTT 1 itu, sudah bertemu Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Menindaklanjuti itu, usai melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Flotim, Melchias Mekeng bertemu pejabat penting di BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga, Kamis (2/3).

Guna memantapkan perjuangan, Melchias Mekeng datang bersama Penjabat Bupati Lembata Marsianus Djawa dan Penjabat Bupati Flotim Doris Alexander Rihi.

Tidak hanya itu, ikut dalam rombongan ini yakni Ketua DPRD Lembata Petrus Gero dan Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali.

Anggota Komisi XI DPR RI itu membawa serta Wasekjen DPP Golkar Herman Hayong serta Staf Ahli Komisi XI DPR RI Alex Atawolo dan Fransiskus Xaverius Namang.

Pertemuan berlangsung di Kantor BPH Migas di Jakarta Selatan. Melchias Mekeng dan rombongan diterima
Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman, dan Eko salah seorang pejabat PT Pertamina Patra Niaga.

Respon Positip
Melchias Mekeng menjelaskan BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga merespon positip perjuangan mengatasi kelangkaan BBM di Lembata dan Flotim.

Dia membeberkan beberapa langkah yang sudah dilakukan BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga dalam mengatasi kelangkaan BBM di Lembata dan Flotim.

Salah satu langkah yang dilakukan, jelas Melchias Mekeng, yakni membangun tambahan sebuah SPBU di Kecamatan Ile Ape di Kabupaten Lembata. Hal ini untuk menambah daya tampung.

“Progress pembangunan sudah mencapai 30%, dengan estimasi akan selesai pada Juni ini,” ujar Melchias Mekeng.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Langkah lain yang juga sedang diupayakan yakni memperkuat armada pengangkutan BBM. Untuk kebijakan tersebut, saat ini tengah dikerjakan sebuah kapal baru dengan konstruksi tangki besi. Progress pengerjaan 60% dan estimasi selesai pada bulan Juni mendatang.

Melchias Mekeng menambahkan pada momen pertemuan ini, Penjabat Bupati Flotim Doris Alexander Rihi mengajukan pembangunan SPBU di Pulau Solor dan Pulau Adonara, sehingga perlu dipikirkan penambahan lembaga penyalur.

BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga mendorong Pemkab Flotim dan Pemkab Lembata melakukan koordinasi dengan semua stakeholder dalam rangka sinergi pengawasan guna menghindari penyelewengan distribusi.

Melchias Mekeng menambahkan dalam waktu dekat BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan lapangan untuk melihat dan berdiskusi langsung dengan semua stakeholders agar memperjelas permasalahan dan mencarikan solusi yang tepat.

Pose bersama di depan Kantor BPH Migas di Jakarta

Masalah BBM di Lembata
Pada bagian lain, Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali yang dihubungi terpisah  Jumat (3/3), membeberkan permasalahan BBM di daerah itu.

Dia menguraikan masalah seperti fenomena antrian panjang BBM, jam pelayanan SPBU yang singkat, stok BBM yang selalu habis lebih cepat pada tangki-tangki timbun BBM di SPBU, kemampuan menebus Loading Order oleh transportir BBM, serta  pengawasan dan pengendalian distribusi BBM Bersubsidi di lapangan.

“Masalah-masalah ini yang disampaikan Penjabat Bupati Lembata kepada BPH Migas dan Pertamina. Kami berharap sangat segera bisa ada solusi dan tindak lanjut,” jelas Sekda Lembata melalui pesan WhatsApp.

Terhadap persoalan yang disampaikan Penjabat Bupati Lembata, BPH Migas dan Pertamina menyampaikan beberapa solusi dan tindak lanjut.

Pertama, untuk menjamin kelancaran distribusi BBM ke Lembata, maka Pertamina telah meminta PT Trans Floreti mengadakan kapal khusus pengangkut BBM dengan kapasitas 80KL guna menambah fasilitas yang tersedia. Saat ini kapal tersebut sedang dikerjakan.

Kedua, built up stok SPBU sebelum musim barat. Ketiga, Pertamina memberi dukungan/fasilitas kredit temporer kepada SPBU untuk  mengatasi keterbatasan finansial dengan maksud agar LO dapat ditebus secara maksimal.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Keempat, penambahan SPBU di Lembata, yang mana saat ini sedang dikerjakan di Kecamatan Ile Ape.

Kelima, Pertamina bekerjasama dengan Pemkab Lembata melaksanakan pengawasan dan pengendalian lapangan.

“Salah satunya adalah setiap pembongkaran BBM dari kapal ke transportasi darat, perlu diawasi pemerintah, dan dihitung bersama-sama berapa tonase BBM yang diangkut, dan kemudian dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Bersama,” jelas Sekda Lembata.

Dan keenam, Pertamina akan melakukan pembinaan kepada pemilik SPBU, agar mematuhi seluruh ketentuan teknis operasional yg berlaku.

“Pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan yang ada, diberikan sanksi secara tegas,” ujar dia.

Apresiasi untuk Melchias Mekeng
Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali mengatakan pertemuan bersama BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga merupakan respon tindak lanjut Anggota DPR RI Melchias Mekeng yang sebelumnya menerima kunjungan Penjabat Bupati Lembata dan Ketua DPRD Lembata beberapa waktu lalu.

Salah satu substansi yang disampaikan waktu itu yakni  permasalahan BBM di Kabupaten Lembata yang sudah berlangsung lama dan tidak kunjung selesai.

“Pa Melchias akhirnya bergerak cepat menghubungi Menteri ESDM, termasuk BPH Migas dan Pertamina. Akhirnya kita dijadwalkan untuk bertemu lebih lengkap dengan berbagai unsur di Kantor BPH Migas Jakarta, membahas secara mendalam persoalan BBM di Lembata,” jelas dia.

Sehubungan dengan respon cepat Melchias Mekeng, Sekda Lembata mengatakan Penjabat Bupati Lembata dan Ketua DPRD Lembata secara khusus telah menyampaikan terima kasih, langsung kepada Melchias Mekeng.

“Tanpa intervensi Pa Melchias, kami yakin hasilnya sama saja. Sebab, pertemuan demi pertemuan dengan pihak-pihak terkait telah kami lakukan berulang kali, sejak tahun 2019 lalu,” ujar dia.

Sekda Lembata menaruh harapan besar berkat perjuangan dan dukungan moril Melchias Mekeng, masalah BBM di Lembata bisa segera teratasi.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru