Korupsi BTT di Sikka Final dengan 4 Tersangka

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 April 2023 - 18:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 74 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus korupsi BTT turun dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sikka, Senin (3/4)

Tersangka kasus korupsi BTT turun dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sikka, Senin (3/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) di Kantor BPBD Sikka dipastikan final dengan 4 tersangka. Itu artinya informasi simpang siur bahwa BTT bakal menyeret lebih dari 4 tersangka, sepertinya tidak terbuktikan.

Kepastian tersebut bisa diikuti dengan perkembangan pemeriksaan perkara BTT hingga Senin (3/4) hari ini. Pagi tadi, Penyidik Kejaksaan Negeri Sikka telah menyerahkan berkas dan tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Adapun empat tersangka korupsi dana BTT yakni mantan Kalak BPBD Muhammad Daeng Bakir, Bendahara Pengeluaran Pembantu BTT Maria Reneldis Lebi, Kasi Logistik Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Emanuel Hitong, dan Direktur CV Dewi Sartika Laurensius Gregorius.

Viktor Nekur, kuasa hukum tersangka Emanuel Hitong, memastikan sudah menandatangani berita acara penyerahan berkas dan tersangka.

“Setelah tahapan ini, selanjutnya perkara akan disidangkan di Pengadilan Tipikor di Kupang. Kemungkinan setelah Hari Raya Paskah tersangka akan dibawa ke Kupang,” ujar dia.

Tangan Diborgol
Pantauan media ini, para tersangka tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka pukul 11.53 Wita. Mereka diangkut dengan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sikka.

Maria Reneldis Lebi turun duluan, disusul Emanuel Hitong, Muhammad Daeng Bakir, dan Laurensius Gregorius.

Semua mereka mengenakan rompi berwarna pink. Sementara tangan mereka diikat dengan borgol khusus berwarna putih.

Sejumlah keluarga tersangka tampak hadir juga di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka. Mereka bahkan sudah ada sejak pukul 09.00 Wita.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Negeri Sikka telah menetapkan 4 tersangka kasus korupsi BTT.

Kasus dugaan korupsi BTT menyangkut tiga hal. Pertama, pengadaan kebutuhan dasar permakanan dalam penanganan tanggap darurat Covid-19 bagi pasien, petugas pendukung dan pengamanan di tempat karantina.

Kedua, pengadaan kebutuhan minum dan logistik atau perlengkapan dalam penanganan tanggap darurat tertentu wabah Covid 19 pada tempat karantina.

Dan ketiga, pengadaan barang kebutuhan dasar masyarakat korban bencana alam pada BPBD.

Semua program kegiatan ini bernilai Rp 1.981.975.100. Tim Audit Inspektorat Propinsi NTT menemukan kerugian daerah sebesar Rp 724.678.678.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA