




Maumere-SuaraSikka.com: Mudik Lebaran bagi 12 warga Desa Kojadoi di Kabupaten Sikka, berujung sial. Kapal nelayan tanpa nama yang mereka tumpangi, Selasa (18/4) pagi tadi, mengalami mati mesin di antara perairan Pulau Sukun dan Pulau Pemana.
Saat ini Tim Gabungan Basarnas Maumere berjumlah 25 personil tengah melalukan pencarian dan pertolongan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka telah berangkat pukul 11.48 Wita tadi, didukung 1 unit Rescue Boat 212 Maumere, 1 unit Rapid Land Pos SAR Manggarai Barat, dan 1 set Palsar air lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan kapal kapasitas 5GT dengan bodi warna hijau, bertolak dari Pulau Kojadoi menuju Pulau Sukun pada pukul 05.00 Wita.
“Saat sampai di pertengahan antara Pulau Pemana dan Pulau Sukun sekitar pukul 08.00 wita, kapal mengalami kerusakan mesin. Bagian payung klep patah sehingga kapal tidak bisa melanjutkan perjalanan,” jelas Mexianis Bekabel sebagaimana rilis yang diterima media ini.
Setelah mendapat informasi kecelakaan laut tersebut, Mexianis Bekabel langsung melakukan koordinasi dengan instansi Potensi SAR di wilayah kerja Kansar Maumere, seperti Lanal Maumere, KSOP, Polairud Maumere, dan KP3L Maumere.*** (eny)

















