


Maumere-SuaraSikka.com: Kerja keras Tim SAR Gabungan di Maumere akhirnya mencapai sukses. Mereka berhasil mengevakuasi selamat 5 penumpang kapal patah kemudi di perairan Kabupaten Sikka.
Evakuasi terhadap 5 penumpang kapal dilakukan sekitar pukul 19.40 Wita, setelah Tim SAR Gabungan berhasil mendapatkan lokasi kapal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan kapal nelayan tanpa nama tersebut ditemukan terombang-ambing pada koordinat 8°31’6.34″S – 122°17’46.36″E dengan jarak 4.37 Nautical Mile arah tenggara Pulau Besar Kabupaten Sikka.
Para korban dievakuasi ke dermaga Desa Waipare di Kecamatan Kangae. Selanjutnya, mereka dibawa pulang keluarga.
“Kondisi kelima korban dalam keadaan sehat, hanya sedikit lemas setelah berjam-jam terombang-ambing di perairan Pulau Besar,” ungkap Mexianus Bekabel selaku SAR Mission Coordinator, Minggu (30/4) melalui rilis yang diterima media ini.
Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Rescue dan Lanal Maumere, yang sukses melaksanakan misi kemanusiaan.

Sebagaimana diberitakan, sebuah kapal nelayan di Kabupaten Sikka, dikabarkan mengalami patah kemudi, Minggu (30/4).
Kapal tanpa nama ini mengangkut 5 orang penumpang. Kapal tersebut bertolak dari Waipare Kecamatan Kangae sekitar pukul 14.00 Wita, menuju Pulau Sukun di wilayah kepulauan.
“Setelah 1 jam berlayar, kapal mengalami patah kemudi, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” jelas dia.
Menurut Mexianus Bekabel, peristiwa kecelakaan laut ini diperkirakan antara perairan Waioti hingga Pulau Besar.*** (eny)




















