Hendak Kabur ke Kupang, Perempuan Pelaku Pencurian di Toko Pakaian, Dibekuk di Kapal Feri

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 6 Mei 2023 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 39 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Wati Korban menangis menjerit setelah uangnya dicuri orang di Ginza Mode Maumere, Senin (1/5)

Maria Wati Korban menangis menjerit setelah uangnya dicuri orang di Ginza Mode Maumere, Senin (1/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Pelaku pencurian di toko pakaian di Maumere, berhasil dibekuk di Larantuka, Jumat (5/5) malam. Perempuan pelaku berisial L diamankan di atas kapal feri yang hendak menuju Kupang.

Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra memastikan pihaknya telah mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam kasus pencurian pada Senin (1/5) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini penyidik sedang lakukan pemeriksaan,” jelas Kasat Reskrim melalui telepon selular, Sabtu (6/5).

Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra menjelaskan Tim Buser Polres Sikka memburu pelaku hingga ke Larantuka setelah mengantongi informasi bahwa yang bersangkutan hendak berangkat ke Kupang menggunakan kapal feri dari Larantuka.

Menurut AKP, dalam kasus pencurian ini, L merupakan pelaku tunggal. Sementara seorang anak kecil yang dibawa L pada saat melakukan aksi, tidak terlibat dalam pencurian.

Baca Juga :  Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra menambahkan sesuai laporan, korban mengaku uang yang hilang dari tas berjumlah Rp 1,7 juta.

Hingga saat ini pelaku sedang diperiksa di Unit Pidana Umum. Belum diketahui apa motif pelaku melakukan pencurian.

Sementara di ruangan lain, penyidik juga sedang memeriksa korban dan saksi.

Sebagaimana diberitakan, seorang ibu mendadak menjerit histeris pada sebuah toko pakaian di Kota Maumere, Senin (1/5), sekitar pukul 11.05 Wita. Ternyata uang senilai Rp 1,7 juta hilang dari tas miliknya.

Warga Desa Reroroja Kecamatan Magepanda yang diketahui bernama Maria Wati ini menangis histeris sambil berteriak bahwa uangnya hilang dari dalam tas gantung yang dia kenakan.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Maria Wati baru sadar uangnya hilang ketika dia hendak membayar 4 potong celana yang dibeli dari Ginza Mode. Tas hitam miliknya sudah dalam posisi terbuka. Uang yang dia simpan di dalam tas tersebut, ternyata sudah tidak ada lagi.

Pelaku Terekam CCTV
Dari rekaman CCTV di Ginza Mode, diketahui seorang perempuan menempel ketat Maria Wati, dan berhasil memasukkan tangannya ke dalam tas hitam, lalu mengambil uang yang ada di dalam tersebut.

Setelah memastikan uangnya hilang karena dicuri seseorang di Ginza Mode, korban langsung menuju Mapolres Sikka untuk melaporkan kasus tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA