


Maumere-SuaraSikka.com: Pelaku pencurian di toko pakaian di Maumere, berhasil dibekuk di Larantuka, Jumat (5/5) malam. Perempuan pelaku berisial L diamankan di atas kapal feri yang hendak menuju Kupang.
Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra memastikan pihaknya telah mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam kasus pencurian pada Senin (1/5) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini penyidik sedang lakukan pemeriksaan,” jelas Kasat Reskrim melalui telepon selular, Sabtu (6/5).
Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra menjelaskan Tim Buser Polres Sikka memburu pelaku hingga ke Larantuka setelah mengantongi informasi bahwa yang bersangkutan hendak berangkat ke Kupang menggunakan kapal feri dari Larantuka.
Menurut AKP, dalam kasus pencurian ini, L merupakan pelaku tunggal. Sementara seorang anak kecil yang dibawa L pada saat melakukan aksi, tidak terlibat dalam pencurian.
AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra menambahkan sesuai laporan, korban mengaku uang yang hilang dari tas berjumlah Rp 1,7 juta.
Hingga saat ini pelaku sedang diperiksa di Unit Pidana Umum. Belum diketahui apa motif pelaku melakukan pencurian.
Sementara di ruangan lain, penyidik juga sedang memeriksa korban dan saksi.
Sebagaimana diberitakan, seorang ibu mendadak menjerit histeris pada sebuah toko pakaian di Kota Maumere, Senin (1/5), sekitar pukul 11.05 Wita. Ternyata uang senilai Rp 1,7 juta hilang dari tas miliknya.
Warga Desa Reroroja Kecamatan Magepanda yang diketahui bernama Maria Wati ini menangis histeris sambil berteriak bahwa uangnya hilang dari dalam tas gantung yang dia kenakan.
Maria Wati baru sadar uangnya hilang ketika dia hendak membayar 4 potong celana yang dibeli dari Ginza Mode. Tas hitam miliknya sudah dalam posisi terbuka. Uang yang dia simpan di dalam tas tersebut, ternyata sudah tidak ada lagi.
Pelaku Terekam CCTV
Dari rekaman CCTV di Ginza Mode, diketahui seorang perempuan menempel ketat Maria Wati, dan berhasil memasukkan tangannya ke dalam tas hitam, lalu mengambil uang yang ada di dalam tersebut.
Setelah memastikan uangnya hilang karena dicuri seseorang di Ginza Mode, korban langsung menuju Mapolres Sikka untuk melaporkan kasus tersebut.*** (eny)




















