
Maumere-SuaraSikka.com: Menko Polhukam Mahfud MD, Rabu (31/5), mengunjungi rumah masa kecil mantan Menteri Keuangan Fransiskus Xaverius Seda di Lekebai Kecamatan Mego Kabupaten Sikka Propinsi NTT.
Kunjungan ini merupakan bagian dari verifikasi langsung terkait pengusulan tokoh tiga zaman itu sebagai pahlawan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mahfud MD mengaku beruntung dan terhormat bisa mengunjungi Kopo Seda Mude. Rumah masa kecil Frans Seda ini letaknya 35 kilometer dari Kota Maumere.
“Beruntung dan terhormat bisa singgah di kampung yang melahirkan seorang tokoh, yang perannya kepada Republik sangat total,” ujar dia bangga.
Menurut dia, Frans Seda merupakan sahabat baik Presiden Bung Karno, dan terus mengabdi hingga zaman Presiden Soeharto.
Itu artinya, menurut dia, Frans Seda adalah figur yang bisa diterima pada hampir semua situasi politik.
Mahfud MD mengenal Frans Seda lebih banyak melalui cerita-cerita sejarah pembangunan dan perjuangan di Indonesia.
Suatu waktu di tahun 2000, ketika dia diangkat sebagai Menteri Pertahanan, Mahfud MD bertemu dengan Frans Seda.
“Kami pernah makan siang bersama dan berdiskusi,” kenang dia.
Dari pertemuan awal itu, Mahfud MD menangkap kesan Frans Seda adalah sosok yang sangat pandai, nasionalis, dan sangat cinta kepada Indonesia.
Dia masih mengingat dengan baik bagaimana Frans Seda memberikan gambaran tentang Indonesia, tentang perjuangan, dan juga tentang peran TNI.
Frans Seda, kata dia, pernah merekomendir nama-nama tentara yang baik. Ada beberapa nama, antara lain Jhony Lumintang, diusulkan Frans Seda menjadi Sekjen Menteri Pertahanan.
Mahfud MD pun langsung memanggil Johny Lumintang, dan menawarkan posisi Sekjen Menteri Pertahanan.
Johny Lumintang agak terkejut dengan tawaran tersebut. Tentara ini tidak percaya karena dia seorang penganut Katolik.
Mahfud MD memberi tahu bahwa nama Johny Lumintang diusulkan oleh Frans Seda. Tidak ada lagi keberatan. Johny Lumintang pun diangkat menjadi Sekjen Menteri Pertahanan.
“Ini cerita orang tidak pernah tahu, saya baru ceritakan hari ini,” ujar dia.
Mahfud MD kurang lebih 1 jam berada di rumah masa kecil Frans Seda. Dia berdialog terbuka dengan keluarga Frans Seda. Termasuk juga menjelaskan sudah sejauh mana proses pengusulan Frans Seda Pahlawan Nasional.
Kedatangan Mahfud MD disambut Fransisca Xaveria Sika Seda, putri pertama Frans Seda.
Eri Seda berterimakasih kepada Mahfud MD yang berkenan hadir di kampung kelahiran ayahnya.
Dia berharap Mahfud MD menerima sapaan dan upacara adat yang dilakukan di tempat itu, dengan riang gembira.
“Semoga bisa membuka tali silaturahmi di antara kita,” ujar dosen pada Universitas Indonesia itu.
Sekembali dari rumah masa kecil Frans Seda, Mahfud MD pun kembali ke Maumere, dan melanjutkan perjalanan ke Kota Ende dari Bandara Frans Seda Maumere.*** (eny)




















