Soal Kasus BTT di Sikka, Jaringan HAM Minta Mahfud MD Periksa Jaksa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 31 Mei 2023 - 07:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 74 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Hubert Thomas bersama beberapa aktifis  Jaringan HAM Sikka

Pater Hubert Thomas bersama beberapa aktifis Jaringan HAM Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Jaringan HAM Kabupaten Sikka terus mengawal penyelesaian kasus dugaan korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di Kantor BPBD Sikka.

Kasus ini bahkan dibeberkan di hadapan Menko Polhukam Mahfud MD saat Dialog Kebangsaan yang berlangsung di Auditorium Santo Thomas Aquinas IFTK Ledalero, Selasa (30/5) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pater Hubert Thomas secara blak-blakan meminta Menko Polhukam memeriksa jaksa-jaksa yang menangani kasus BTT.

Pada awalnya Pater Hubert Thomas mengangkat kasus bansos Rp 10,7 miliar yang terjadi pada tahun 2010.

Dia menyebut jaksa menetapkan 2 orang tersangka. Padahal menurut dia, seharusnya bisa lebih dari itu.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Berangkat dari keraguan akan kinerja jaksa, dia lantas menguatirkan kasus dugaan korupsi dana BTT yang kini sedang dalam proses persidangan.

Dia mengatakan jaksa telah menetapkan 4 orang tersangka. Hemat dia, mestinya jumlah tersangka bisa lebih dari itu.

“Kami buat analisis hukum, sudah serahkan ke Kajari. Mereka bilang nanti dipelajari. Kami duga mereka tipu. Apa yang bisa dibuat Pa Mafud untuk periksa jaksa-jaksa,” pinta Pater Hubert Thomas.

Pater Hubert Thomas menambahkan Jaringan HAM Sikka telah menyiapkan sejumlah dokumen analisis hukum kasus BTT, yang rencananya akan diserahkan kepada Menko Polhukam.

Mahfud MD mengapresiasi informasi yang disampaikan Jaringan HAM melalui Pater Hubert Thomas.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Hanya saja, kata dia, sebagai menteri yang tugasnya mengoordinasi bidang politik, hukum dan keamanan, dia tidak punya kewenangan untuk menindak.

Untuk menyikapi kasus BTT sebagaimana yang disampaikan Pater Hubert Thomas, Mahfud MD lalu meminta dokumen yang disiapkan Jaringan HAM.

Setelah selesai kegiatan Dialig Kebangsaan, Pater Hubert Thomas menyerahkan dokumen analisis hukum kasus dugaan korupsi dana BTT kepada salah satu pejabat Kemenko Polhukam.

Dia didampingi sejumlah aktifis Jaringan HAM seperti Siflan Angi, Suster Fransiska, Falens Pogon, Dafrosa Keytimu, dan Henny Hungan.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA