Polisi di Sikka Gagalkan 18 Tenaga Kerja Ilegal yang Hendak ke Kalimantan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 25 Juni 2023 - 12:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 60 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kerja ilegal sedang berada di Reskrim Polres Sikka, Minggu (25/6)

Tenaga kerja ilegal sedang berada di Reskrim Polres Sikka, Minggu (25/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat kepolisian di Kabupaten Sikka, Sabtu (24/6) pukul 23.00 Wita, berhasil menggagalkan pengiriman tenaga kerja ilegal ke Kalimantan. Semua tenaga kerja ilegal ini tanpa dilengkapi dokumen apapun. Mereka langsung digelandang ke Polres Sikka.

Para tenaga kerja ilegal ini diamankan di Pelabuhan Laurens Say Maumere. Informasinya mereka akan berangkat menuju Kalimantan dengan menggunakan KM Bukit Siguntang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka yang diamankan aparat kepolisian ini semuanya berasal dari Kabupaten Sikka, tersebar pada beberapa desa seperti Desa Timutawa dan Desa Ojang di Kecamatan Talibura, Desa Wolokoli Kecamatan Bola, dan Desa Tanaduen Kecamatan Kangae.

Terdapat 3 pasang suami istri yang usianya masih muda. Salah satu di antaranya membawa serta seorang anak kecil berusia 3 tahun. Selebihnya merupakan laki-laki dewasa.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Bersamaan dengan 18 tenaga kerja ilegal ini, polisi mengamankan juga seorang laki-laki asal Kabupaten Flores Timur. Pria ini diduga sebagai perekrut.

Beberapa tenaga kerja ilegal mengaku mereka dijanjikan kerja pada sebuah perusahaan kelapa sawit.

Gaji yang ditawarkan tidak main-main yakni Rp 130.000 per hari, dengan waktu kerja dari pukul 08.00 Wita hingga 14.00 Wita. Mereka juga boleh lembur 2 jam hingga pukul 16.00 Wita, dengan upah lembur Rp 32.000 per jam.

Seorang perempuan asal Timutawa mengaku dia dan suaminya diajak kerja di Kalimantan sejak awal Juni lalu. Mereka pun bersedia, karena selama ini belum memiliki pekerjaan tetap.

“Kami kerja kebun saja selama ini, penghasilan tidak menentu, sementara tuntutan biaya hidup sangat tinggi,” terang dia.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Seluruh biaya transportasi bagi para tenaga kerja ilegal, disediakan perekrut, baik transportasi lokasl dari tempat tinggal ke Pelabuhan Laurens Say Maumere, termasuk tiket KM Bukit Siguntang.

“Tiket kapal kami semuanya dipegang oleh yang rekrut,” ujar Markus, tenaga kerja ilegal asal Desa Tanaduen.

Pantauan media ini di Polres Sikka, para tenaga kerja ilegal sedang duduk santai di teras Reskrim Polres Sikka. Beberapa lainnya tampak tertidur.

Sementara itu pria yang diduga perekrut sedang diperiksa intensif di Ruangan Tipidter.

Tampak terlihat juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Valerianus Samador bersama beberapa staf.*** (eny)

Berita Terkait

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terbaru