Alumni 86 Susuri Museum Satwa di Kota Batu

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Juli 2023 - 00:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 99 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa Alumni 86 pose di salah satu spot satwa pada Museum Satwa di Jatim Park 2 Batu

Beberapa Alumni 86 pose di salah satu spot satwa pada Museum Satwa di Jatim Park 2 Batu

Batu-SuaraSikka.com: Dua ekor gajah berukuran besar mengapit Museum Satwa yang terletak di Jalan Oro-Oro Ombo Temas Kecamatan Batu Kota Batu.

Simbilosme gajah ini seakan memberi daya tarik khusus untuk menjelajahi seluruh isi yang ada di dalam bangunan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cuaca Kota Batu sangat bersahabat pagi itu, Minggu (2/7). Matahari menampakkan kesombongan di langit Kota Batu yang biasanya gelap.

Gedung Museum Satwa di Batu

Tak pelak, rombongan Alumni 86 SMPK Frater Maumere tergoda menelusuri Museum Satwa yang merupakan bagian dari Jatim Park 2.

Mengenakan kostum reuni berwarna merah, Irene Sandra memimpin 33 anggota Alumni 86 menyusuri Museum Satwa. Mereka ikut antri bersama kurang lebih seratusan orang yang sudah berbelanja refreshing pada pukul 09.00 Wib.

Tidak kurang dari 1.000 spesies satwa liar dan 10.000 serangga dapat disaksikan di Museum Satwa terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Menelusuri sejarah dunia lewat replika tulang-belulang dinosaurus, evolusi mamalia selama ratusan tahun, hingga menyaksikan lebih dekat serangga kecil yang luput dari mata manusia.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Museum Satwa merupakan museum yang bertaraf internasional. Konsepnya modern, serta koleksi satwa sangat lengkap, dari zaman purba, hingga satwa yang biasa hidup di saat ini, alias lintas generasi.

Sangat lengkap, dari mulai hewan terkecil sampai kepada hewan yang besar, di darat, di udara, hingga di air, semuanya ada, pokoknya komplit banget.

Alumni 86 SMPK Frater Maumere pose di depan Museum Satwa Batu

Museum Satwa diresmikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu pada 2Mei 2012. Ini merupakan museum bertaraf internasional. Konsepnya modern, serta koleksi satwanya sangat lengkap, dari jaman purba, hingga satwa yang biasa hidup di saat ini, alias lintas generasi.

Sangat lengkap, mulai dari hewan terkecil sampai hewan besar, di darat, di udara, hingga di air, semuanya ada.

View pertama yang dilihat pengunjung saat pertama masuk ke dalam Museum Satwa adalah sebuah sangkar raksasa. Bahkan sangkar tersebut adalah salah-satu sangkar terbesar di dunia.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Daya tarik selanjutnya dari Museum Satwa adalah konsep penataan, serta sajiannya yang modern. Semua ditata secara baik, bahkan mampu menjadi latar foto bagi yang suka selfie, atau para pemburu konten. Efek visual yang disajikan sangat kekinian.

Koleksi satwa yang ada di Museum Satwa Batu, Jawa Timur di antaranya aneka unggas, binatang air, reptil, dan galeri kupu-kupu.

Yang tak kalah serunya lagi adalah area hewan yang hidup di zaman purba. Tentu saja yang ada saat ini hanyalah replika, dan fosil-fosilnya.

Ada juga reptil raksasa, seperti paus dan komodo. Mata yang memandang di spot tersebut akan merasa takjub, dan tentu saja bernilai edukatif.

Weli Bulan, salah satu anggota Alumni 86 mengaku kagum dengan Museum Satwa. Dia menikmati hidangan historis ini sejak awal hingga akhir.

Beberapa anggota Alumni 86 malah mengaku sudah 3 kali mengunjungi Museum Satwa.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA