

Batu-SuaraSikka.com: Dua ekor gajah berukuran besar mengapit Museum Satwa yang terletak di Jalan Oro-Oro Ombo Temas Kecamatan Batu Kota Batu.
Simbilosme gajah ini seakan memberi daya tarik khusus untuk menjelajahi seluruh isi yang ada di dalam bangunan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Cuaca Kota Batu sangat bersahabat pagi itu, Minggu (2/7). Matahari menampakkan kesombongan di langit Kota Batu yang biasanya gelap.

Tak pelak, rombongan Alumni 86 SMPK Frater Maumere tergoda menelusuri Museum Satwa yang merupakan bagian dari Jatim Park 2.
Mengenakan kostum reuni berwarna merah, Irene Sandra memimpin 33 anggota Alumni 86 menyusuri Museum Satwa. Mereka ikut antri bersama kurang lebih seratusan orang yang sudah berbelanja refreshing pada pukul 09.00 Wib.
Tidak kurang dari 1.000 spesies satwa liar dan 10.000 serangga dapat disaksikan di Museum Satwa terbesar dan terlengkap di Indonesia.
Menelusuri sejarah dunia lewat replika tulang-belulang dinosaurus, evolusi mamalia selama ratusan tahun, hingga menyaksikan lebih dekat serangga kecil yang luput dari mata manusia.
Museum Satwa merupakan museum yang bertaraf internasional. Konsepnya modern, serta koleksi satwa sangat lengkap, dari zaman purba, hingga satwa yang biasa hidup di saat ini, alias lintas generasi.
Sangat lengkap, dari mulai hewan terkecil sampai kepada hewan yang besar, di darat, di udara, hingga di air, semuanya ada, pokoknya komplit banget.

Museum Satwa diresmikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu pada 2Mei 2012. Ini merupakan museum bertaraf internasional. Konsepnya modern, serta koleksi satwanya sangat lengkap, dari jaman purba, hingga satwa yang biasa hidup di saat ini, alias lintas generasi.
Sangat lengkap, mulai dari hewan terkecil sampai hewan besar, di darat, di udara, hingga di air, semuanya ada.
View pertama yang dilihat pengunjung saat pertama masuk ke dalam Museum Satwa adalah sebuah sangkar raksasa. Bahkan sangkar tersebut adalah salah-satu sangkar terbesar di dunia.
Daya tarik selanjutnya dari Museum Satwa adalah konsep penataan, serta sajiannya yang modern. Semua ditata secara baik, bahkan mampu menjadi latar foto bagi yang suka selfie, atau para pemburu konten. Efek visual yang disajikan sangat kekinian.
Koleksi satwa yang ada di Museum Satwa Batu, Jawa Timur di antaranya aneka unggas, binatang air, reptil, dan galeri kupu-kupu.
Yang tak kalah serunya lagi adalah area hewan yang hidup di zaman purba. Tentu saja yang ada saat ini hanyalah replika, dan fosil-fosilnya.
Ada juga reptil raksasa, seperti paus dan komodo. Mata yang memandang di spot tersebut akan merasa takjub, dan tentu saja bernilai edukatif.
Weli Bulan, salah satu anggota Alumni 86 mengaku kagum dengan Museum Satwa. Dia menikmati hidangan historis ini sejak awal hingga akhir.
Beberapa anggota Alumni 86 malah mengaku sudah 3 kali mengunjungi Museum Satwa.*** (eny)















