Keciprat Rp 52 Juta, Operator Dana Sertifikasi Guru di Sikka Kembalikan Rp 22 Juta

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 9 September 2023 - 07:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 74 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teraangka IS, operator dana sertifikasi guru di Dinas PKO Sikka

Teraangka IS, operator dana sertifikasi guru di Dinas PKO Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Tersangka IS, selaku operator dana sertifikasi guru di Dinas PKO Sikka telah mengembalikan uang senilai Rp 22 Juta.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sikka Rizky memastikan pihaknya masih memberikan kesempatan kepada para tersangka untuk mengembalikan uang kerugian negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai hari ini tersangka IS telah kembalikan Rp 22 juta,” jelas dia saat konperensi pers di Sasana Wicaksana, Jumat (8/9) malam.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dana sertifikasi, Kejaksaan Negeri Sikka telah menetapkan 2 orang tersangka.

Selain IS, tersangka satunya lagi YHVS alias HS, mantan Kepala Dinas PKO Sikka, yang kini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka.

Rizky menyebut hasil penghitungan kerugian negara yang dilakukan Inspektorat Sikka, diketahui negara mengalami kerugian Rp 642.159.226.

Tersangka IS dalam keterangannya kepada media ini beberapa waktu lalu, mengaku keciprat dana sertifikasi sebesar Rp 52 juta. Uang itu dia terima dari tersangka HS.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Menurut IS, dua kali dia mengantar dana sertifikasi ke HS. Pertama sebesar Rp 250 juta, dan HS memberinya uang Rp 25 juta.

Selanjutnya IS mengantar lagi uang ke HS sebesar Rp 392.159.266, dan dia diberikan HS uang Rp 27 juta.

Sementara HS sendiri membantah telah menerima uang dari IS.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru