Meski Sudah 3 Tahun, Bantuan Sarana Prasarana BRI Maumere Masih Bermanfaat bagi LPK Christine

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 795 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Kantor BRI Pusat didampingi SPO BRI Maumere pose bersama di LPK Christine usai memantau bantuan sarana prasarana, Selasa (8/10)

Staf Kantor BRI Pusat didampingi SPO BRI Maumere pose bersama di LPK Christine usai memantau bantuan sarana prasarana, Selasa (8/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Bantuan mesin jahit industri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Maumere kepada Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Christine di Kabupaten Sikka Propinsi NTT hingga kini masih dirasakan manfaatnya. Padahal usia bantuan sudah berumur 3 tahun.

Hal ini diketahui saat pemantauan bantuan sarana prasarana kelompok menjahit wanita pada 8 Oktober 2024 lalu. Pemantauan dilakukan oleh Dito Adipratama dari Kantor BRI Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dito Adipratama bersama seorang staf Kantor BRI Pusat dan seorang konsultan mendatangi LPK Christine yang terletak di Jalan Kimang Buleng Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok Kabupaten Sikka. Mereka didampingi Mohamad Sarmin selaku SPO BRI Maumere.

Mohamad Sarmin menjelaskan pemantauan dimaksudkan untuk memastikan sejauh mana perkembangan bantuan sarana prasarana yang diberikan BRI Maumere kepada LPK Christine.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

“Kami merasa bersyukur sekali karena bantuan yang diberikan masih dalam keadaan baik, dan terutama masih bisa dimanfaatkan untuk kepentingan produktifitas penerima bantuan,” jelas Mohamad Sarmin di Kantor BRI Maumere.

Dia menjelaskan bantuan sarana prasarana tersebut diberikan 3 tahun lalu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian BRI Maumere terhadap UMKM di daerah itu, khususnya kepada pengusaha wanita.

Pada bagian lain, Pimpinan BRI Cabang Maumere I Nyoman Slamet Destrawan mengatakan BRI memiliki program khusus yang didedikasikan untuk para wanita yang memiliki kreatifitas tertentu seperti yang ada pada LPK Christine Maumere.

Bantuan sarana prasarana dari BRI Maumere disalurkan 3 tahun lalu. Waktu itu BRI Maumere dipimpin oleh Nurdin. Bantuan yang disalurkan berupa 6 unit mesin jahit, alat obras, alat nechi, alat zigzag, mesin jahit sepatu, dan mesin bordir.

Baca Juga :  Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Saat menyerahkan bantuan pada 23 September 2021 lalu, Nurdin sempat berpesan agar semua bantuan sarana prasarana dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan bisa dirawat secara baik.

LPK Christine Maumere dipimpin oleh Christine Kayat, seorang wirausahawan muda di Kabupaten Sikka. Wadah kreatifitas ini bergerak pada keterampilan jahit menjahit. Selain itu, LPK Christine juga memiliki program kursus menjahit.

Hingga kini LPK Christine beranggotakan 25 orang. Sudah banyak juga alumni LPK Christine yang kini berusaha secara mandiri.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA