Miris! Gizi Kurang dan Gizi Buruk di Sikka Paling Tinggi di Paga

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 17 Desember 2024 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 978 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Wilayah kerja Puskesmas Paga mencatat rekor miris pada masalah gizi tahun ini. Pasalnya, persentase gizi kurang dan gizi buruk pada tahun 2024 paling tinggi di wilayah itu.

Data dari Dinas Kesehatan Sikka jumlah balita gizi kurang pada tahun 2024 sebanyak 2.878 anak. Tahun ini bertambah 676 kasus, karena tahun sebelumnya berjumlah 2.202 kasus. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus, Sabtu (14/12), angka balita gizi kurang 2 tahun ini tergolong tinggi.

Baca Juga :  Tinggalkan Ego Sarjana, Gadis Muda Adonara Bangun Rumah Tenun Milenial, Tembus Mancanegara

Dari 26 Puskesmas di Kabupaten Sikka terdapat kenaikan persentase kasus gizi kurang pada 13 Puskesmas. Sebaliknya terjadi penurunan pada 9 Puskesmas, dan 4 Puskesmas pada posisi stagnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puskesmas Paga merupakan salah satu puskesmas yang terjadi kenaikan persentase. Tahun 2023 dengan 12,5 persen atau 124 kasus, kini pada tahun 2024 menjadi 21,3 persen dengan 223 kasus.

Baca Juga :  Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka

Dari sisi persentase, Puskesmas Paga menjadi tertinggi di 26 Puskesmas dalam urusan balita gizi kurang. Berikutnya Puskesmas Watubaing dan Puskesmas Feondari dengan 17,5 persen.

Jika dilihat dari sisi jumlah kasus, sebenarnya balita gizi kurang paling banyak terdapat di Puskesmas Watubaing yakni 230 kasus, bertambah 77 kasus dari tahun sebelumnya 153 kasus.

Berita Terkait

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat
Berhasil Tarik Tunggakan Rp 1,8 Miliar, BRI Maumere Kembali Perpanjang MoU dengan Kejaksaan Negeri Sikka
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere Bakal Seru, 43 SMP Siap Berkompetisi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA