Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai Hari Ini, Serentak 190 Titik

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 6 Januari 2025 - 14:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 681 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang guru membagikan paket makanan kepada siswa dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Tamanharjo, Singosari, Malang, Jawa Timur, Senin (6/1)

Seorang guru membagikan paket makanan kepada siswa dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Tamanharjo, Singosari, Malang, Jawa Timur, Senin (6/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program andalan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dimulai Senin (6/1) hari ini. Program ini diselenggarakan pada 190 titik di 26 propinsi.

Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia Hasan Nasbi menyampaikan program tersebut dilaksanakan pada hari ke-78 Prabowo menjadi Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan tonggak bersejarah untuk bangsa Indonesia, untuk pertama kalinya Indonesia melaksanakan program pemenuhan gizi berskala nasional untuk balita, anak-anak sekolah, santri ibu hamil, dan menyusui,” ujar Hasan Nasbi seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Baca Juga :  Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara

Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), menurut Hasan Nasbi, terdapat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi.

Setiap dapur MBG dikelola seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala SPPG bekerjasama dengan ahli gizi dan akuntan agar memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan distribusi makanan.

Baca Juga :  Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar

Sebanyak 190 SPPG itu tersebar di 26 propinsi, yaitu Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.

Berita Terkait

Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar
Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara
Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia
Istana Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi pada 1 April 2026
PDI Perjuangan Soroti Wacana Potong Gaji Pejabat, Minta Pemerintah Benahi Anggaran K/L
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?
Mudik Lebaran 2026 Jadi Nyaman, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Bisa Diakses

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:59 WITA

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Jumat, 10 April 2026 - 21:37 WITA

Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC

Jumat, 10 April 2026 - 09:51 WITA

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WITA

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Rabu, 8 April 2026 - 13:48 WITA

132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih

Rabu, 8 April 2026 - 08:49 WITA

TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WITA

Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”

Sabtu, 4 April 2026 - 09:37 WITA

Meski Terkendala Jaringan, Dinas PKO Sikka Lakukan Proses Pembayaran TPG THR dan Gaji 13

Berita Terbaru

Ibu dan anak di Kojagete dikabarkan hilang sejak 1 April 2026

Daerah

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:51 WITA