

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus heboh terjadi di Desa Tebuk Kecamatan Nita Kabupaten Sikka pada awal tahun 2025. Seorang bayi meninggal di dalam perut ibunya. Tidak lama kemudian ibu tersebut pun menyusul meninggal dunia. Diduga kuat kematian bayi dan ibu ini akibat kelalaian dokter.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (3/1) lalu. Bayi meninggal berjenis kelamin perempuan, kemudian oleh keluarga diberi nama Genoveva Kasing, karena hari itu persis peringatan Pesta Santa Genoveva.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus kematian bayi dan ibu ini mulanya tidak terungkap. Namun akhirnya terkuak ke publik setelah diungkap Sufriyance Merison Botu, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra. Masalah ini kemudian didalami pada Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Sikka bersama Dinas Kesehatan, RSUD TC Hillers Maumere dan Puskesmas Nita.

Ibu hamil berinitial MMS yang berdomisili di Desa Tebuk mengeluh sakit di bagian perut, Kamis (2/1). Setelah koordinasi dengan bidan desa, akhirnya keluarga mengantar MMS ke Puskesmas Nita sekitar pukul 19.00 Wita.
Dari kronologis peristiwa yang disampaikan Pelaksana Harian Kepala Puskesmas Nita, diketahui MMS tidak mendapat tindakan medis apapun dari dokter.
Pasalnya dokter tidak berada di Puskesmas. Akibatnya konsultasi medis hanya melalui WhatsApp. Menurut Helena Eldayani Dua Kasing, salah seorang keluarga yang mendampingi MMS, petugas kesehatan hanya memberikan obat paracetamol.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















