Sedih! Di Sikka, Bayi Mati dalam Perut, Ibu pun Menyusul, Diduga Dokter Lalai

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 21,697 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romanus Moa Nong, suami MMS memberikan keterangan saat RDP DPRD Sikka atas kasus kematian bayi dan ibu, Rabu (8/1)

Romanus Moa Nong, suami MMS memberikan keterangan saat RDP DPRD Sikka atas kasus kematian bayi dan ibu, Rabu (8/1)

Hingga Jumat (3/1), MMS akhirnya dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere. Kurang lebih pukul 05.00 Wita dia masuk IGD. Menurut Kepala Bidang Pelayanan RSUD TC Hillers Helen Cabellen, setelah dilakukan tindakan medis diketahui bayi telah meninggal.

Karena pembukaan sudah lengkap, akhirnya tenaga medis membantu proses kelahiran atas bayi yang sudah meninggal.

Tidak lama berselang, MMS mengalami pendarahan. Kemudian dilakukan tindakan medis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Namun MMS tidak tertolong, dan pukul 12.30 Wita dinyatakan meninggal dunia.

Sufriyance Merison Botu menyayangkan terjadinya peristiwa kematian bayi dan ibu. Apalagi sebelumnya, menurut dia, pada akhir tahun 2024 terjadi kasus bayi meninggal dalam perut di Desa Ri’it.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Ini hal besar, menyangkut nyawa manusia, tapi ternyata diabaikan oleh mereka-mereka yang kita taruhkan harapan besar. Kasus Tebuk ini paling mengenaskan,” kesal politisi asal Kecamatan Nita ini.

Mantan Wakil Ketua DPRD Sikka itu menyitir buruknya pelayanan kesehatan dari tingkat desa hingga rumah sakit. Dia lebih kecewa lagi ketika konsultasi dokter dilakukan melalui WhatsApp.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru