Sedih! Di Sikka, Bayi Mati dalam Perut, Ibu pun Menyusul, Diduga Dokter Lalai

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 21,697 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romanus Moa Nong, suami MMS memberikan keterangan saat RDP DPRD Sikka atas kasus kematian bayi dan ibu, Rabu (8/1)

Romanus Moa Nong, suami MMS memberikan keterangan saat RDP DPRD Sikka atas kasus kematian bayi dan ibu, Rabu (8/1)

“Kualitas layanan kesehatan sangat buruk dari desa hingga rumah sakit. Apa yang akan terjadi kalau pada awal tahun ini kita sudah mulai dengan hal yang buruk,” ketus dia.

Nada berang juga diungkapkan Yohanis Vincentius Roma dari Fraksi Partai Nasdem. Bagi dia, Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) hanyalah slogan semata.

Yohanis Vincentius Roma menyebut terjadi keteledoran penanganan kesehatan selama 8 jam di Puskesmas Nita dan 20 menit di RSUD TC Hillers yang mengakibatkan bayi dan ibu meninggal dunia.

“Kita tidak ingin kasus seperti ini terulang lagi hanya karena keteledoran bidan dan dokter,” ujar dia.

Sufriyance Merison Botu menenangkan keluarga korban yang kecewa atas ketidakhadiran dokrer saat RDP

Pada RDP kali ini, hadir juga Romanus Moa Nong, suami dari MMS. Dia membawa juga anak laki-laki berusia 5 tahun, anak pertamanya bersama MMS. Selain itu hadir juga ibu kandung MMS, ibu kandung Romanus Moa Nong, serta puluhan keluarga dari Tebuk dan Ipir Kecamatan Bola.

Baca Juga :  Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi yang memimpin RDP sempat memberikan waktu kepada Romanus Moa Nong untuk berbicara menyikapi persoalan ini.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru