BPJS Kesehatan Setia Lindungi Melan Sekeluarga

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 127 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melania Dua Ona, peserta BPJS Kesehatan

Melania Dua Ona, peserta BPJS Kesehatan

Maumere-SuaraSikka.com: Melania Dua Ona, perempuan 28 tahun di Kabupaten Sikka, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Suami dan anak pertamanya juga sudah menjadi peserta.

Wanita yang akrab disapa Melan itu kini berniat mendaftarkan anak keduanya yang sudah berusia 13 bulan sebagai peserta JKN. Bagi Melan mendaftarkan anaknya menjadi peserta JKN membuatnya merasa aman dan tenang.

“Saya berniat mendaftarkan anak saya agar dia mendapat perlindungan kesehatan. Tadi di dalam, petugas BPJS Kesehatan mengecek kepesertaan saya, dan dipastikan aktif sebagai peserta JKN bantuan pemerintah. Mereka bilang untuk anak saya agar bisa jadi peserta JKN yang sama seperti saya, maka harus lapor dulu ke dinas sosial,” terang dia di Maumere, Jumat (14/2) lalu.

Melan mengingat kembali bagaimana proses dia menjadi peserta JKN bantuan pemerintah. Waktu itu, sebagai keluarga yang tidak mampu,  namanya didata oleh aparatur desa.

Baca Juga :  Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Melan mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas BPJS Kesehatan Cabang Maumere. Selain memberikan pelayanan, petugas juga menyampaikan informasi secara detail, mengecek status kepesertaan, termasuk menjelaskan tata cara mendaftar peserta JKN secara mandiri.

Melan memilih mendaftarkan anaknya sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) karena faktor ekonomi keluarganya yang kurang mampu.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru