BPJS Kesehatan Setia Lindungi Melan Sekeluarga

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 161 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melania Dua Ona, peserta BPJS Kesehatan

Melania Dua Ona, peserta BPJS Kesehatan

Melan mengaku bahwa dulu suaminya pernah mendaftar menjadi peserta mandiri.

Tetapi karena sang suami tidak dapat rutin membayar maka kepesertaannya tidak aktif. Dia menyebut suaminya hanyalah seorang tukang ojek dengan pendapatan tidak menentu. Kemudian mereka menjadi peserta JKN yang dibayarkan pemerintah. Dia mengaku sangat semang dan tenang karena dirinya bersama suami dan anak-anak sudaj menjadi peserta JKN.

Dia menerangkan bahwa 2 anaknya lahir di RSUD TC Hillers Maumere. Setelah melahirkan, anak-anaknya langsung diurus menjadi peserta JKN. Kepesertaan JKN anak pertamanya masih aktif hingga sekarang.

“Anak kedua yang sudah tidak aktif kepesertaannya. Waktu itu saya tidak update dan laporkan ke BPJS Kesehatan. Nanti saya mau lapor kembali ke desa,” ujar dia.

Sebagai informasi, kepesertaan JKN bagi bayi yang baru lahir dari ibu peserta JKN segmen PBI Jaminan Kesehatan, dapat langsung menjadi peserta. Pendaftaran bayi baru lahir menjadi peserta JKN dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tempat bayi tersebut dilahirkan. Untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif, sangat penting memperbarui data bayi baru lahir ke BPJS Kesehatan segera setelah bayi dilahirkan.

Baca Juga :  SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Melan mengaku selama ini sangat terbantu dengan adanya Program JKN. Dia melahirkan dua kali dengan mengandalkan Program JKN. Anak pertama lahir secara normal pada tahun 2019, sedangkan anak kedua lahir melalui proses caesar pada tahun 2024.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA