“Kami sangat optimis UHC dapat terus dipegang oleh Kabupaten Sikka. Saat ini capaian keaktifan peserta sebesar 75,32 persen, dan perlu kita dorong supaya bisa meningkat lagi. Program JKN ini adalah milik seluruh masyarakat dan jaminan kesehatan hal yang utama dan mendasar. Tentunya keberlangsungan Program JKN tidak terlepas sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya,” ujar Dina Anjayani.
Dina Anjayani menambahkan kolaborasi yang erat dengan BPJS Kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau. Selain itu dia menekankan kesesuaian dalam pembayaran iuran dari masing-masing segmen peserta.
“Pembiayaan Program JKN ini seluruhnya bergantung pada iuran dari seluruh peserta. Baik dari segmen Pekerja Penerima Upah maupun Non Pekerja Penerima Upah. Biaya kesehatan terus dikeluarkan untuk membiayai peserta yang sakit. Karena itu, penting untuk seluruh peserta membayarkan iurannya secara rutin dan sesuai setiap bulannya,” tambah Dina Anjayani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menyampaikan bahwa data peserta yang valid dan akurat sangat berpengaruh pada kepesertaan JKN di Kabupaten Sikka. Termasuk pada data penghasilan dan jumlah komponen yang harus diperhitungkan. Dina Anjayani berharap agar Pemkab Sikka dapat menghitung kembali kesesuaian jumlah iuran dan peserta yang harus didaftarkan.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Sikka yang selama ini telah membayarkan iuran peserta dan terus menjaga validitas data peserta. Kami juga rutin menerima informasi tambah kurang data peserta dari pegawai yang masih aktif dan sudah non aktif. Hal ini sangat membantu untuk penyesuaian data iuran,” ujar dia.
Selain itu Dina Anjayani menyampaikan kemudahan peserta JKN untuk mengakses layanan kesehatan. Peserta JKN dapat mengakses layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan data berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga (KK). Dina Anjayani juga mengimbau agar masyarakat selalu mengecek data kepesertaannya secara rutin agar tidak terkendalajika sakit dan akan berobat.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












